<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2026 03:03:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Hukum Kriminal &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Misteri di Hutan Mnera: Memburu Pelaku Pembuang Bayi dalam Kardus Cokelat</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/misteri-di-hutan-mnera-memburu-pelaku-pembuang-bayi-dalam-kardus-cokelat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 03:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Amarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan Mnera]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Nonbes]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuangan Bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6859</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, ATN &#8211; Kesunyian hutan Mnera Kabnono di pagi buta mendadak pecah. Sebuah kardus cokelat yang tergeletak di pinggir jalan tak sekadar menjadi sampah,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>KUPANG, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Kesunyian <a href="https://atlasnews.id/?p=6859&amp;preview=true">hutan Mnera</a> Kabnono di pagi buta mendadak pecah. Sebuah kardus cokelat yang tergeletak di pinggir jalan tak sekadar menjadi sampah, melainkan <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/dugaan-korupsi-dana-jkn-dan-bok-puskesmas-tarus-kejari-periksa-60-saksi-ada-nama-mantan-kapus/">saksi</a> bisu dari sebuah tindakan tak manusiawi.</p>
<p dir="ltr">Warga RT 019/RW 010, Kelurahan Nonbes, Kecamatan <a href="https://atlasnews.id/daerah/bupati-yosef-lede-bakal-hadirkan-pasar-malam-di-kecamatan-amarasi/">Amarasi</a>, Kabupaten Kupang, digegerkan oleh penemuan sesosok bayi perempuan yang masih bernyawa di dalam kotak karton tersebut pada Jumat pagi (10/07/2026).</p>
<p dir="ltr">Tim redaksi menelusuri kronologi dan kejanggalan di balik penemuan yang menyayat hati ini.</p>
<p dir="ltr"><strong>Kronologi Penemuan: </strong></p>
<p dir="ltr">Tangisan di Tengah Jalan Menuju Kebun<br />
Waktu menunjukkan pukul 06.30 WITA ketika Domitianus Bonat berjalan kaki membelah udara dingin Amarasi menuju kebunnya.</p>
<p dir="ltr">Langkah kakinya terhenti seketika saat matanya menangkap siluet sebuah kardus cokelat yang tampak janggal di tepian jalan area hutan Mnera Kabnono.</p>
<p dir="ltr">Didorong rasa penasaran, Domitianus mendekat. Alangkah terkejutnya ia saat melongok ke dalam kardus dan menemukan seorang manusia mungil yang baru lahir, menatapnya dalam balutan kain.</p>
<p dir="ltr">Sadar akan situasi darurat ini, Domitianus segera memanggil warga lain, Erens Teinati, untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Bergerak cepat, Erens langsung menghubungi Polsek Amarasi dan petugas medis dari Puskesmas Oekabiti agar nyawa tak berdosa tersebut dapat segera diselamatkan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Brutal Remaja di Camplong Renggut Nyawa Pengendara: 2 Pelaku Diringkus.!!!</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/aksi-brutal-remaja-di-camplong-renggut-nyawa-pengendara-2-pelaku-diringkus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 14:06:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Pelemparan]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[Camplong]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6766</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Aksi pelemparan batu terhadap kendaraan roda empat yang melintas di wilayah Camplong, Kabupaten Kupang, berakhir tragis. Korban yang menjadi sasaran pelemparan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Aksi pelemparan batu terhadap kendaraan roda empat yang melintas di wilayah <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-aksi-begal-di-hutan-camplong-1-orang-meninggal-dunia-polisi-buru-pelaku/">Camplong</a>, Kabupaten Kupang, berakhir tragis. Korban yang menjadi sasaran pelemparan dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat patah tulang tengkorak.</p>
<p>Menindaklanjuti insiden tersebut, Polsek Fatuleu bergerak cepat dan berhasil meringkus dua terduga <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/polres-kupang-buru-pelaku-pembobolan-dan-pencurian-toko-senayan-di-desa-tanah-merah/">pelaku</a> yang masih berstatus Anak Dibawah Umur.</p>
<p>Pengungkapan kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain ini tertuang dalam Laporan Polisi nomor: LP/B/13/VI/2026/SPKT/POLSEK FATULEU/SPKT/POLDANTT, tertanggal 23 Juni 2026, serta Surat Perintah Penyelidikan nomor: SPLID/309/VI/RES.1.6/2026/SATRESKRIM/RESKPG/POLDANTT.</p>
<p><strong>Kronologis Kejadian</strong></p>
<p><a href="https://atlasnews.id/daerah/security-perumahan-2100-eks-timor-timur-di-fatuleu-dikeroyok-otk-polisi-siaga-di-tkp/">Kapolsek Fatuleu</a> menjelaskan bahwa pasca-kejadian, tim gabungan dari Satreskrim Polres Kupang dan personel Polsek Fatuleu segera melakukan penyelidikan intensif.</p>
<p>Pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 13.06 Wita, petugas melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi yang berada di lokasi kejadian.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi, diketahui bahwa pada Senin (22/6/2026) malam, sekelompok remaja tersebut berkumpul dan mengonsumsi minuman keras di rumah salah satu saksi, O.R.S. Sekitar pukul 23.00 Wita, rombongan ini berpindah ke sebuah acara pernikahan di Dusun Batukarang, Desa Camplong 2.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek Kupang Tengah Terbitkan DPO 1 Tersangka Perusakan Rumah di Desa Kuaklalo</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/polsek-kupang-tengah-terbitkan-dpo-1-tersangka-perusakan-rumah-di-desa-kuaklalo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 02:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Pencarian Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kuaklalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pengrusakan Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kupang Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Terbitkan DPO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6760</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Kepolisian Sektor (Polsek) Kupang Tengah, Polres Kupang, resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pria bernama Hebron Chornalius A. Panatibana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-placeholder="true"><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Kepolisian Sektor (<a href="https://atlasnews.id/daerah/sempat-viral-pelaku-palak-meresahkan-warga-noelbaki-berhasil-diringkus-aparat-polsek-kupang-tengah/">Polsek</a>) Kupang Tengah, Polres Kupang, resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seorang pria bernama Hebron Chornalius A. Panatibana alias Karlos.</p>
<p data-placeholder="true">Pria tersebut ditetapkan sebagai buronan karena diduga terlibat dalam <a href="https://atlasnews.id/daerah/sisi-lain-kasus-penganiayaan-di-oebelo-gerak-cepat-pemdes-selamatkan-masa-depan-bayi-sang-pelaku/">kasus</a> perusakan rumah warga secara bersama-sama di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.</p>
<p data-placeholder="true">Penetapan status DPO ini diambil setelah tersangka mangkir dari panggilan penyidik sebanyak dua kali. Kapolres Kupang, <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-istri-aniaya-suami-hingga-tewas-di-kupang-tengah-pelaku-sempat-berdalih-korban-banting-diri/">AKBP Rudi Junus Jacob Ledo</a>, melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Randi Hidayat, mengonfirmasi bahwa perkara tersebut terjadi pada Februari 2026.</p>
<p data-placeholder="true">&#8220;Kejadian di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, terjadi pada bulan Februari 2026. Ada tiga pelaku dalam kasus perusakan rumah warga ini. Dua orang sudah kami amankan dan sedang menjalani proses hukum, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri dan kini berstatus DPO,&#8221; ujar Ipda Lalu Randi Hidayat saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).</p>
<p data-placeholder="true">Tersangka Hebron Chornalius A. Panatibana disangkakan melanggar ketentuan pidana terkait tindak pidana secara terang-terangan dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap barang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Kupang Buru Pelaku Pembobolan dan Pencurian Toko Senayan di Desa Tanah Merah</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/polres-kupang-buru-pelaku-pembobolan-dan-pencurian-toko-senayan-di-desa-tanah-merah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 12:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Desa tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi Buru Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Toko Senayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6742</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kupang saat ini tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-placeholder="true"><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) <a href="https://atlasnews.id/daerah/ketegangan-pecah-di-perumahan-2100-fatuleu-kapolres-kupang-turun-tangan-redam-massa-yang-bersenjata/">Polres Kupang</a> saat ini tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/toko-senayan-di-tanah-merah-dibobol-maling-pemilik-rugi-puluhan-juta-rupiah/">Toko Senayan</a>, sebuah toko kelontong yang berlokasi di Jalan Timor Raya KM 19, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.</p>
<p data-placeholder="true">Aksi pembobolan yang terjadi pada Senin (8/6/2026) pagi tersebut mengakibatkan pemilik toko mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp20 juta.</p>
<p data-placeholder="true"><strong>Tahap Penyelidikan Intensif</strong></p>
<p data-placeholder="true">Kapolres Kupang <a href="https://atlasnews.id/daerah/ketegangan-pecah-di-perumahan-2100-fatuleu-kapolres-kupang-turun-tangan-redam-massa-yang-bersenjata/">AKBP Rudy Junus Jacob Ledo</a>, melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Rohandi Hidayat menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan serangkaian upaya penyelidikan di lapangan.</p>
<p data-placeholder="true">&#8220;Saat ini kasus tersebut sudah masuk dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Tim penyidik juga tengah melakukan pelacakan mendalam melalui analisis rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi serta mendalami keterangan dari pihak pelapor guna mengidentifikasi pelaku,&#8221; ujar Kasi Humas Polres Kupang kepada AtlasNews, Kamis 25 Juni 2026.</p>
<p data-placeholder="true">Sebelumnya diberitakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik toko, Toni Messakh, pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 07.15 WITA. Saat hendak membuka kiosnya, Toni mendapati pintu depan dan sebagian atap seng kios sudah dalam kondisi terbuka.</p>
<p data-placeholder="true">Setelah dilakukan pemeriksaan ke dalam ruangan, ia mendapati laci meja kasir dalam keadaan rusak bekas dicungkil, sementara barang dagangan berserakan di lantai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis.! Aksi Begal di Hutan Camplong, 1 Orang Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-aksi-begal-di-hutan-camplong-1-orang-meninggal-dunia-polisi-buru-pelaku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 10:10:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan Camplong]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Fatuleu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6735</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban tindak pidana penganiayaan berat atau aksi begal sadis yang terjadi di kawasan Hutan Camplong, Kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban tindak pidana penganiayaan berat atau aksi <a href="https://atlasnews.id/daerah/pasca-pengeroyokan-security-di-perumahan-eks-tim-tim-3-pelaku-diamankan/">begal</a> sadis yang terjadi di kawasan Hutan Camplong, Kabupaten Kupang.</p>
<p>Korban berinisial MJM  (45), seorang wiraswasta asal Kelurahan Manulai II, Kota Kupang, akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan luka parah di bagian kepala akibat lemparan batu oleh Orang Tak Dikenal (OTK).</p>
<p>Peristiwa <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/warga-oebelo-terkejut-tetangga-ungkap-keseharian-korban-dan-pelaku-kasus-tragis-di-rt-22/">tragis</a> ini bermula pada Selasa dini hari, 23 Juni 2026, sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, korban tengah mengemudikan kendaraan roda empat jenis pickup dengan tujuan menuju Pasar Takari.</p>
<p>Di dalam mobil, korban ditemani oleh sang istri, DM serta anak angkatnya yang masih berusia empat tahun, (SO).</p>
<p>Namun, saat melintas di kilometer 45 Jalan Timor Raya, tepatnya di wilayah RT 10/RW 05, Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, nasib nahas menimpa korban.</p>
<p>Secara tiba-tiba, pelaku yang berada di sisi kanan jalan melemparkan sebuah batu kali seukuran kepalan tangan orang dewasa ke arah mobil korban. Mengingat kaca mobil saat itu dalam posisi terbuka, batu tersebut menghantam telak bagian kepala kanan korban.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Korupsi Dana JKN dan BOK Puskesmas Tarus: Kejari Periksa 60 Saksi, Ada Nama Mantan Kapus</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/dugaan-korupsi-dana-jkn-dan-bok-puskesmas-tarus-kejari-periksa-60-saksi-ada-nama-mantan-kapus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2026 03:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Operasional Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Tarus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6732</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Kasus dugaan penyimpangan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Puskesmas Tarus yang diduga merugikan negara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong></em> Kasus dugaan penyimpangan dana Jaminan Kesehatan Nasional (<a href="https://atlasnews.id/daerah/bpjs-kesehatan-kabupaten-kupang-gelar-sosialisasi-status-kepesertaan-jkn-40-desa-dilibatkan/">JKN</a>) serta dana <a href="https://atlasnews.id/daerah/dinas-sosial-kabupaten-kupang-bantah-oma-avo-tak-tersentuh-bantuan-sudah-tercover-blt-sejak-2020/">Bantuan Operasional Kesehatan</a> (BOK) pada Puskesmas Tarus yang diduga merugikan negara hingga Rp 1,3 miliar terus bergulir.</p>
<p>Kejaksaan Negeri (<a href="https://atlasnews.id/daerah/berkas-p-21-tersangka-penghasutan-hendrikus-djawa-ditahan-kejari-kabupaten-kupang/">Kejari</a>) Kabupaten Kupang kini mempercepat proses pengusutan dengan memeriksa puluhan saksi.</p>
<p>Dilansir dari KupangTerkini.com pada Rabu (24/6/26), penyidik Kejari Kabupaten Kupang telah memintai keterangan dari lebih dari 60 orang staf dan pegawai Puskesmas Tarus.</p>
<p>Pemeriksaan intensif juga menyasar mantan Kepala Puskesmas (Kapus) berinisial MM. Setelah sempat tertunda dari jadwal awal pada Senin (22/6), MM akhirnya memenuhi panggilan penyidik pada Selasa (23/6/26).</p>
<p>Proses pengambilan keterangan terhadap MM berlangsung cukup panjang, yakni mulai pukul 11.00 hingga 17.00 Wita.</p>
<p>Perlu diketahui, MM diketahui pernah menjabat sebagai bendahara sebelum akhirnya memegang jabatan sebagai Kepala Puskesmas Tarus pada tahun 2021 lalu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toko Senayan di Tanah Merah Dibobol Maling, Pemilik Rugi Puluhan Juta Rupiah</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/toko-senayan-di-tanah-merah-dibobol-maling-pemilik-rugi-puluhan-juta-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 09:52:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6678</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Aksi pencurian menyasar sebuah toko kelontong di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Toko Senayan yang terletak di Jalan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Aksi <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/buron-terakhir-kasus-pencurian-mesin-traktor-di-kupang-timur-diringkus-polisi/">pencurian</a> menyasar sebuah toko kelontong di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Toko Senayan yang terletak di Jalan Timor Raya KM 19 dibobol maling pada Senin (8/6/2026) pagi.</p>
<p>Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.</p>
<p>Pemilik Toko Senayan, Toni Messakh kepada <a href="https://atlasnews.id/daerah/ketegangan-pecah-di-perumahan-2100-fatuleu-kapolres-kupang-turun-tangan-redam-massa-yang-bersenjata/">AtlasNews</a> mengaku sangat terkejut dengan kejadian yang menimpa tempat usahanya tersebut. Saat dikonfirmasi media pada Rabu (10/6/2026), Toni berharap pihak kepolisian bisa bergerak cepat.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Polres Kupang secepatnya dapat mengungkap pelaku pencurian ini dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku,&#8221; ungkap Toni.</p>
<p><strong>Kronologi Kejadian</strong></p>
<p>Berdasarkan keterangan korban saat melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, aksi pencurian ini pertama kali diketahui pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 07.15 WITA.</p>
<p>Peristiwa bermula ketika Toni (pelapor) datang ke lokasi dengan maksud untuk membuka kios miliknya seperti biasa.</p>
<p>Namun, sesampainya di sana, ia dikejutkan dengan kondisi pintu kios bagian depan dan sebagian atap seng bagian atas yang sudah dalam keadaan terbuka.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buron Terakhir Kasus Pencurian Mesin Traktor di Kupang Timur Diringkus Polisi</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/buron-terakhir-kasus-pencurian-mesin-traktor-di-kupang-timur-diringkus-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 02:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Buron]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Pencurian traktor di Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pencuri diringkus]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Resmob]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6590</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Tim Resmob Satreskrim Polres Kupang akhirnya menutup lembaran pengejaran terhadap pelaku pencurian mesin hand traktor yang meresahkan petani di wilayah Kupang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong> </em>Tim Resmob Satreskrim <a href="https://atlasnews.id/daerah/ketegangan-pecah-di-perumahan-2100-fatuleu-kapolres-kupang-turun-tangan-redam-massa-yang-bersenjata/">Polres Kupang</a> akhirnya menutup lembaran pengejaran terhadap pelaku pencurian mesin hand traktor yang meresahkan petani di wilayah Kupang Timur.</p>
<p>Pelaku terakhir yang sempat buron berhasil diringkus aparat <a href="https://atlasnews.id/daerah/kepolisian-resor-kupang-kembali-berduka-seorang-anggotanya-meninggal-dunia-saat-mengikuti-lemdiklat/">kepolisian</a> pada Kamis (28/5/2026) malam.</p>
<p>Penangkapan tersebut dilakukan di kediaman <a href="https://atlasnews.id/daerah/pasca-pengeroyokan-security-di-perumahan-eks-tim-tim-3-pelaku-diamankan/">pelaku</a> yang berlokasi di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Pelaku yang berinisial AL (26), diketahui merupakan seorang pelajar yang berdomisili di kawasan tersebut.</p>
<p><strong>Kronologi Penangkapan</strong></p>
<p>Berdasarkan laporan dari Unit Resmob Satreskrim Polres Kupang, keberhasilan ini bermula dari informasi akurat mengenai keberadaan pelaku pada pukul 18.40 WITA. Tanpa membuang waktu, tim bergerak menuju lokasi persembunyian pelaku di wilayah Sikumana.</p>
<p>AL berhasil diamankan oleh petugas tanpa adanya perlawanan berarti. Selang dua puluh menit kemudian, tepatnya pukul 19.00 WITA, pelaku langsung digelandang ke <a href="https://atlasnews.id/daerah/polres-kupang-jemput-paksa-ketua-lp2tri-hd-bungkam-saat-diperiksa/">Mapolres Kupang</a> untuk diserahkan kepada penyidik Satreskrim guna menjalani proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Kasus ini bermula dari laporan pencurian mesin hand traktor merek Kubota berwarna merah milik seorang petani bernama Roni Martin Mone (50), warga Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Oebelo Melahirkan di Sel, Bayi Jalani Perawatan di Ruang NICU</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/terduga-pelaku-penganiayaan-maut-di-oebelo-melahirkan-di-sel-bayi-jalani-perawatan-di-ruang-nicu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 08:24:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[desa oebelo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Terduga Pelaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6401</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Sebuah kejadian memilukan datang dari kasus penganiayaan berujung maut yang mengguncang Desa Oebelo. DT(31), wanita yang menjadi terduga pelaku penganiayaan terhadap...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong></em> Sebuah kejadian memilukan datang dari kasus <a href="https://atlasnews.id/daerah/gagalkan-aksi-pencurian-satpam-perumahan-2100-di-kupang-jadi-korban-penganiayaan/">penganiayaan</a> berujung maut yang mengguncang <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/warga-oebelo-terkejut-tetangga-ungkap-keseharian-korban-dan-pelaku-kasus-tragis-di-rt-22/">Desa Oebelo</a>. DT(31), wanita yang menjadi terduga pelaku penganiayaan terhadap suaminya sendiri, YT(41), dikabarkan telah melahirkan saat masih berada dalam masa penahanan.</p>
<p>Kabar ini dikonfirmasi oleh salah satu tetangga korban yang menyebutkan bahwa DT telah melahirkan seorang bayi perempuan. Namun, kondisi sang bayi saat ini dilaporkan cukup memprihatinkan.</p>
<p><strong>Kondisi Bayi di Ruang NICU</strong></p>
<p>Pihak <a href="https://atlasnews.id/daerah/polsek-amarasi-tempuh-langkah-preventif-cegah-konflik-lanjutan-kasus-penganiayaan-bayi-di-amarasi-barat/">RSUD Naibonat</a> melalui salah satu petugasnya kepada AtlasNews , Senin (04/05) siang mengonfirmasi proses persalinan tersebut. Bayi perempuan yang dilahirkan DT hanya memiliki berat badan sebesar 1,6 kilogram, jauh di bawah berat normal.</p>
<p>&#8220;Bayinya harus segera mendapatkan penanganan intensif di ruang NICU karena beratnya yang sangat rendah. Untuk ibu dari bayi sedang dalam perawatan dalam ruangan lain di RSUD Naibonat,&#8221; ujar salah satu sumber di RSUD Naibonat.</p>
<p><strong>Kendala Administrasi dan Domisili</strong></p>
<p>Di tengah kondisi bayi yang kritis, muncul persoalan baru terkait pembiayaan dan administrasi kependudukan (Adminduk). Hingga saat ini, DT diketahui masih mengantongi KTP asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan belum terdaftar sebagai penduduk tetap di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang.</p>
<p>Ketidaklengkapan data administrasi ini menyulitkan proses pengurusan bantuan kesehatan atau BPJS bagi sang bayi, sementara biaya perawatan di ruang NICU tergolong sangat tinggi bagi warga umum.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Oebelo Terkejut: Tetangga Ungkap Keseharian Korban dan Pelaku Kasus Tragis di RT 22</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/warga-oebelo-terkejut-tetangga-ungkap-keseharian-korban-dan-pelaku-kasus-tragis-di-rt-22/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 05:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[desa oebelo]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tragis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6398</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Kejadian tragis yang menimpa pasangan suami istri YT dan DT di RT 22, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, menyisakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Kejadian tragis yang menimpa pasangan suami istri YT dan DT di RT 22, <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-istri-aniaya-suami-hingga-tewas-di-kupang-tengah-pelaku-sempat-berdalih-korban-banting-diri/">Desa Oebelo</a>, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, menyisakan duka mendalam dan tanda tanya besar bagi warga sekitar. Selama ini, pasangan tersebut dikenal sebagai pribadi yang tertutup namun baik di mata tetangga.</p>
<p>Kesaksian Tetangga: &#8220;Dia Orangnya Sangat Baik&#8221;</p>
<p>Rosalia Sae, salah satu tetangga yang tinggal tepat di dekat kediaman <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-istri-aniaya-suami-hingga-tewas-di-kupang-tengah-pelaku-sempat-berdalih-korban-banting-diri/">korban</a>, mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar meninggalnya <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/tragis-istri-aniaya-suami-hingga-tewas-di-kupang-tengah-pelaku-sempat-berdalih-korban-banting-diri/">YT</a>.</p>
<p>Saat ditemui di kediamannya, Senin (04/05/2026) Rosalia menceritakan bahwa korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan ringan tangan.</p>
<p>&#8220;Dia itu orangnya terlalu baik. Tidak pernah ada masalah dengan orang lain, tidak pernah marah-marah. Kalau ada orang kerja di mana saja, dia pasti datang bantu,&#8221; ungkap Rosalia dengan nada sedih.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa YT bekerja sebagai tukang bangunan dan sering membantu warga tanpa pamrih. Bahkan, sesaat sebelum kejadian, korban diketahui baru saja pulang bekerja dan membawa ikan untuk makan malam bersama istrinya.</p>
<p>Rosalia mengungkapkan jika pemakaman YT dilangsungkan pada hari ini di Desa Noelbaki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
