<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fraksi Gabungan Perindo-Nasdem &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/fraksi-gabungan-perindo-nasdem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 16 Jul 2026 01:06:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Fraksi Gabungan Perindo-Nasdem &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sepakat Dobrak Keterbatasan Anggaran, 2 Fraksi DPRD Kabupaten Kupang Setujui Pinjaman Daerah</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/sepakat-dobrak-keterbatasan-anggaran-2-fraksi-dprd-kabupaten-kupang-setujui-pinjaman-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 01:06:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi Gabungan Perindo-Nasdem]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PDI-P]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Bupati Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Pinjaman Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6891</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Dua (2) fraksi di DPRD Kabupaten Kupang, yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Fraksi Gabungan Perindo-Nasdem, secara resmi menyatakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Dua (2) <a href="https://atlasnews.id/daerah/dermaga-rakyat-bolok-dan-tpi-bakal-dibangun-fraksi-golkar-dukung-penuh-pemerintah-kabupaten-kupang/">fraksi</a> di DPRD Kabupaten Kupang, yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Fraksi Gabungan Perindo-Nasdem, secara resmi menyatakan dukungan penuh mereka terhadap kebijakan pinjaman daerah yang diinisiasi oleh Bupati Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/bupati-yosef-lede-tegaskan-pilkades-serentak-november-2026-harus-berjalan-tanpa-intervensi/">Yosef Lede</a>.</p>
<p><a href="https://atlasnews.id/daerah/pemdes-oebelo-berhasil-genjot-pad-35-lewat-kebijakan-pelayanan-bersyarat-pajak/">Kebijakan</a> ini dinilai sebagai terobosan krusial, taktis dan merupakan salah satu langkah berani untuk membawa Kabupaten Kupang keluar dari jerat stagnasi pembangunan akibat keterbatasan anggaran.</p>
<p>Ketua DPC PDIP Kabupaten Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/perayaan-hut-ri-ke-80-deasy-ballo-foeh-tinjau-dan-borong-produk-umkm-kabupaten-kupang/">Deasy Ballo-Foeh</a> yang ditemui media ini di Kelurahan Babau pada peluncuran beras Premium, menegaskan bahwa seorang pemimpin harus berani mengambil keputusan strategis demi masa depan daerah.</p>
<p>Menurutnya, keterbatasan fiskal yang terus berulang membuat lompatan anggaran melalui pinjaman daerah menjadi sebuah keharusan.</p>
<p>&#8220;Di tangan pemimpin itu ada kebijakan, dan kebijakan itulah keberanian untuk menata daerah ini menjadi lebih baik ke depan. Mengapa kita tidak dukung? Tanpa adanya terobosan anggaran seperti ini, Kabupaten Kupang akan sulit keluar dari situasi keterbatasan fiskal,&#8221; ujar <a href="https://atlasnews.id/daerah/kembali-terpilih-dengan-jumlah-suara-3541-deasy-ballo-foeh-sebut-dirinya-miliki-hutang-apa-itu/">Deasy Ballo</a> saat memberikan keterangan di Kelurahan Babau, Rabu (15/07/2026).</p>
<p>Meski memberikan lampu hijau, Fraksi PDIP memberikan catatan kritis. Mereka mengingatkan pemerintah daerah wajib melakukan kajian yang matang dan komprehensif sebelum mengeksekusi kebijakan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
