<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gebrakan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/gebrakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Apr 2025 03:34:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Gebrakan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gebrakan HP2SK di Awal Tahun, 7000 Ekor Sapi Dikirim ke Kalimantan dan Jakarta </title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/gebrakan-hp2sk-di-awal-tahun-7000-ekor-sapi-dikirim-ke-kalimantan-dan-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Apr 2025 03:31:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Gebrakan]]></category>
		<category><![CDATA[Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[HP2SK NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[Kuota Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Tono Sufari Utami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4120</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Gebrakan diawal tahun 2025, Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Nusa Tenggara Timur tercatat telah berhasil mengirimkan 7.000 ekor sapi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Gebrakan diawal tahun 2025, Himpunan Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau (HP2SK) Nusa Tenggara Timur tercatat telah berhasil mengirimkan 7.000 ekor sapi keluar daerah.</p>
<p>Ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar di Kalimantan dan Jakarta serta beberapa wilayah lain di Indonesia, seperti di daratan pulau jawa dan Kepulauan Riau.</p>
<p>Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum HP2SK NTT Tono Sufari Sutami melalui sambungan telepon kepada media ini, Jumat (04/04) malam.</p>
<p>Ia mengatakan, Gebrakan awal tahun <a href="https://atlasnews.id/daerah/dorong-produktivitas-ekonomi-dan-jaga-populasi-sapi-hp2sk-kenalkan-program-revolusioner/">HP2SK</a> ini terjadi atas kouta sapi tahun 2025 sangat melimpah.</p>
<p>Kuota sapi yang melimpah tersebut terutama berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan sebanyak 12.000 ekor dan Kabupaten Rote Ndao sebanyak 2.800 ekor.</p>
<p>&#8220;Saat ini kuota sapi kita cukup melimpah. Karna memang Kuota sudah dikeluarkan untuk dipakai pengiriman sapi, jadi bagaimana bisa dikatakan kuota dibatasi, itu saya kurang yakin katanya kuota tidak ada&#8221;, ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
