<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hak Asasi Manusia &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/hak-asasi-manusia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jun 2025 23:41:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Hak Asasi Manusia &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni. Kapolres Kupang: Pancasila Adalah Jiwa Bangsa</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/pimpin-upacara-hari-lahir-pancasila-1-juni-kapolres-kupang-pancasila-adalah-jiwa-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jun 2025 23:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Rudy Junus Jacob Ledo]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pembinaan Ideologi Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Lahir Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Ideologi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas]]></category>
		<category><![CDATA[kapolres kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4486</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Hari lahir Pancasila yang sering diperingati setiap tanggal 1 Juni bukan hanya merupakan untuk sekedar mengenang sejarah namun, momen untuk meneguhkan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Hari lahir <a href="https://atlasnews.id/daerah/tangkal-paham-radikalisme-divisi-humas-polri-gelar-fgd-di-kabupaten-kupang/">Pancasila</a> yang sering diperingati setiap tanggal 1 Juni bukan hanya merupakan untuk sekedar mengenang sejarah namun, momen untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik <a href="https://atlasnews.id/daerah/gempa-bumi-77-magnitudo-melanda-myanmar-pemerintah-indonesia-kirim-bantuan/">Indonesia</a>.</p>
<p>Hal ini ditegaskan <a href="https://atlasnews.id/daerah/tawuran-antar-pemuda-di-kupang-6-orang-alami-luka/">Kapolres Kupang</a>, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., dalam amanatnya ketika menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Minggu (01/06/2025) pagi.</p>
<p>Upacara yang digelar di halaman Mapolres Kupang itu berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh personel <a href="https://atlasnews.id/daerah/kapolres-kupang-lakukan-inspeksi-kendaraan-dinas-di-hari-pertama-bertugas/">Polres Kupang</a>, pejabat utama, serta Bintara dan ASN Polres Kupang.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Rudy membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.</p>
<p>“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur&#8221;, tegas AKBP Rudy saat membacakan amanat tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revisi UU 34 Tahun 2004! DPR RI: Tetap Berlandaskan Pada Demokrasi, Supremasi Sipil, dan HAM</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/revisi-uu-34-tahun-2004-dpr-ri-tetap-berlandaskan-pada-demokrasi-supremasi-sipil-dan-ham/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 13:49:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Militer]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi UU TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Supremasi Sipil]]></category>
		<category><![CDATA[Tentara Nasional Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UU Nomor 34 Tahun 2004]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=3996</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, AtlasNews &#8211; DPR RI secara resmi telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi undang-undang didalam sidang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">AtlasNews</a> &#8211;</strong></em> DPR RI secara resmi telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (<a href="https://atlasnews.id/nasional/menteri-pertahanan-prabowo-subianto-serahkan-pesawat-kepada-tni-au-disaksikan-langsung-oleh-jokowi/">TNI</a>) menjadi undang-undang didalam sidang paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 20 Maret 2025.</p>
<p dir="ltr">Pengesahan Undang Undang ini sontak telah menuai reaksi pro dan kontra dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, aktivis, masyarakat sipil, dan mahasiswa di sejumlah daerah.</p>
<p dir="ltr">Sejumlah pasal dalam UU TNI yang baru saja disahkan tersebut, dianggap sebagian orang memiliki beberapa poin kontroversial karena dinilai berpotensi mengubah dinamika hubungan sipil dan militer di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">Yang menjadi acuan dan menarik respon negatif adalah kekhawatiran kembalinya Dwi Fungsi ABRI yang telah dihapus sejak era reformasi.</p>
<p dir="ltr">Dilansir dari TVR Parlemen, pada Senin (24/03/2025), Ketua DPR RI, Doctor Honoris Causa (HC) Puan Maharani mengatakan, perubahan undang undang ini tetap berlandaskan pada prinsip demokrasi, supremasi sipil, dan Hak Asasi Manusia (HAM).</p>
<p dir="ltr">Dikatakan, ada tiga substansi yang menjadi fokus perubahan diantaranya, pasal 7, 47 dan pasal 53 yakni memuat aturan penempatan dalam kementerian dan lembaga serta penambahan masa pensiun.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Perubahan itu yang mana ada penambahan dari 10 lembaga yang bisa di tempati TNI pada aturan lama kemudian menjadi 14 lembaga. Kemudian masalah pensiun tetap mengedepankan supremasi sipil, hak hak demokrasi, juga Hak Asasi Manusia dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan juga internasional&#8221;, ujar Puan Maharani.</p>
<p dir="ltr">Dikutip dari berbagai sumber, perubahan terdapat pada Pasal 7 terkait tugas pokok TNI dimana pada UU sebelumnya, TNI memiliki 14 tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
