<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/kasus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2025 13:34:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Kasus &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Di Desa Poto Digelar Polres Kupang</title>
		<link>https://atlasnews.id/hukum-kriminal/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-desa-poto-digelar-polres-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2025 11:00:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[kapolres kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penyidik]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskrim Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=3659</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, AtlasNews. ID &#8211; Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kupang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Lasarus Antonius Bell di RT 005/RW 002, Desa Poto,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Kupang, AtlasNews. ID &#8211;</strong> </em><a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/penyidik-reskrim-polres-kupang-tahan-2-pelaku-pembunuhan-di-desa-naitae/">Penyidik</a> Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kupang menggelar <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-pasar-oesao-digelar-tersangka-peragakan-17-adegan/">rekonstruksi</a> kasus pembunuhan Lasarus Antonius Bell di RT 005/RW 002, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/2) siang.</p></blockquote>
<p><a href="https://id.wikipedia.org" target="_blank" rel="noopener">Rekonstruksi</a> ini merupakan bagian dari proses penyidikan atas kasus Penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan pelaku DN sesuai dengan Nomor Laporan Polisi: LP/248/IX/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT tanggal 6 November 2024 lalu.</p>
<p><a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/polres-kupang-menggelar-rekonstruksi-kasus-penganiayaan-berujung-kematian-di-desa-oebelo/">Rekonstruksi</a> tersebut turut dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi yang dipimpin oleh Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Oelamasi, Pethres M. Mandala, S.H., bersama tiga orang staf Pidum.</p>
<p>Selain itu, Kepala Desa Poto, Melkianus Petan, serta Kepala Puskesmas Poto, Kristin Long, A.md., Kep., juga hadir dalam kegiatan ini bersama<a href="https://atlasnews.id/daerah/keluarga-korban-desak-polisi-segera-menangkap-pelaku-pengeroyokan-satpam-perumahan-2100/"> keluarga korban</a>.</p>
<p>Dalam rekonstruksi ini, <a href="https://atlasnews.id/daerah/penyidik-reskrim-polres-kupang-limpahkan-2-tersangka-perusak-baliho-desa-oelpuah-ke-kejaksaan/">penyidik</a> menghadirkan satu orang pelaku dan empat orang saksi untuk memperagakan 31 adegan yang terjadi di tiga titik lokasi berbeda, yakni adegan di rumah korban.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Penganiayaan Di Desa Tuapukan Nilai Polres Kupang Lambat Ungkap Kasus</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/https-atlasnews-id-daerah-korban-penganiayaan-desa-tuapukan-nilai-polres-kupang-lambat-ungkap-kasus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 00:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tuapukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Lambat]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=3554</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, AtlasNews. ID &#8211; Aprison Kristofel Sine (38) korban penganiayaan yang terjadi pada tanggal (20/01) lalu, menilai Kepolisian Resor (Polres) Kupang lambat mengungkap kasus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Oelamasi, AtlasNews. ID &#8211;</strong></em> Aprison Kristofel Sine (38) <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/suami-istri-cekcok-di-amarasi-barat-anak-jadi-korban/">korban</a> penganiayaan yang terjadi pada tanggal (20/01) lalu, menilai Kepolisian Resor (<a href="https://id.wikipedia.org" target="_blank" rel="noopener">Polres</a>) Kupang lambat mengungkap kasus pembacokan dirinya.</p></blockquote>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh <a href="https://atlasnews.id/daerah/pasutri-di-desa-naitae-terseret-banjir-1-korban-masih-dalam-pencarian-tim-sar/">korban</a> pada Senin (03/02/2025) siang saat ditemui sejumlah awak media di kediamannya.</p>
<p><a href="https://atlasnews.id/daerah/keluarga-korban-desak-polisi-segera-menangkap-pelaku-pengeroyokan-satpam-perumahan-2100/">Korban</a> menguraikan bahwa kejadian awal dirinya hendak menuju kios yang berada di jalan utama Timor Raya, Desa Tuapukan untuk membeli kebutuhan dapur.</p>
<p>Dan secara tiba tiba Ia di datangi Nerio V Bela (Dewa) bersama Rekan-rekannya dan langsung menyerang korban menggunakan sebilah parang.</p>
<p>Pelaku mencoba menggunakan barang tajam untuk memotong korban sehingga mengenai belakang korban dan korban mengalami luka potong.</p>
<p>Lagi-lagi pelaku sempat mengayunkan parang ke arah korban namun di lihat kemudian korban menahan tangan pelaku, dan untuk menyelamatkan diri, korban langsung melarikan diri.</p>
<p>Akibat dari perbuatan ini, korban langsung melaporkan kejadian ini pihak <a href="https://atlasnews.id/daerah/siagakan-ratusan-personel-polres-kupang-pastikan-keamanan-liburan-isra-miraj-1446-h-dan-imlek-2576-kongzili/">Polres Kupang</a> pada tanggal 20 Januari lalu.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut korban menuturkan jika <a href="https://atlasnews.id/daerah/langgar-kode-etik-polres-kupang-pecat-2-personilnya-dengan-tidak-hormat/">Polres Kupang</a> diduga melindungi para pelaku dan belum sekalipun para pelaku di panggil untuk diambil keterangan.</p>
<p>&#8220;Begitu kejadian, pada hari yang sama saya langsung lapor ke polres Kupang, sudah sekitar dua Minggu tapi belum ada tindakan lanjut. Sementara pelaku di biarkan berkeliaran. Saya sempat di panggil ke polres, dan saat itu saya tanya di kepolisian, apakah pelaku sudah di tahan apa belum&#8221; ,ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh! 4 Hari Berturut-Turut Kasus Pencurian Sapi Terjadi Di Desa Tuapanaf</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/heboh-4-hari-berturut-turut-kasus-pencurian-sapi-terjadi-di-desa-tuapanaf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2024 19:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Heboh]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=2078</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211; Heboh! Kasus pencurian sapi dengan cara di mutilasi kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kupang, NTT. Kejadian pencurian sapi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p dir="ltr"><em><strong>Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211;</strong> </em><a href="http://Wikipedia">Heboh</a>! <a href="https://atlasnews.id/daerah/dukung-polres-kupang-ungkap-kasus-gor-kabupaten-kupang-permaskku-audiens-bersama-kapolres-kupang/">Kasus</a> <a href="http://Wikipedia">pencurian</a> <a href="https://atlasnews.id/daerah/aksi-pencurian-ternak-sapi-dengan-cara-dimutilasi-kembali-terjadi-warga-desa-manusak-resah/">sapi</a> dengan cara di mutilasi kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kupang, NTT.</p>
</blockquote>
<p dir="ltr">Kejadian <a href="https://atlasnews.id/daerah/aksi-pencurian-ternak-sapi-dengan-cara-dimutilasi-kembali-terjadi-warga-desa-manusak-resah/">pencurian sapi</a> yang telah terjadi selama empat hari berturut turut ini telah meresahkan warga desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut di sampaikan oleh Yonathan Loloin, warga desa Tuapanaf kepada media ini melalui sambungan telepon pada Senin (29/07/2024).<img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2080" src="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/97b3b281e8c546eba4e5502dc9350dcc.jpg" alt="Heboh! 4 Hari Berturut-Turut Kasus Pencurian Sapi Terjadi Di Desa Tuapanaf" width="576" height="1280" title="Heboh! 4 Hari Berturut-Turut Kasus Pencurian Sapi Terjadi Di Desa Tuapanaf 2"></p>
<p dir="ltr">Dibeberkan Yonathan Loloin, dalam waktu empat hari telah terjadi pencurian <a href="https://atlasnews.id/daerah/polres-kupang-berhasil-ringkus-jr-pelaku-pencurian-sapi/">sapi</a> dengan cara di mutilasi sebanyak empat ekor.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Tanggal 28 juni sapi jantan milik Yorhans Koeldua, kemudian sapi betina milik saya juga di mutilasi, juga terjadi di desa Hueknutu, lalu hari ini kembali terjadi hari ini sapi milik bapak Nitanel Nau&#8221;, ungkapnya.</p>
<p dir="ltr">Dikatakan, sapi milik Nitanel Nau yang diikat pada minggu sore di dalam kandang hilang pada malam hari dan kemudian ditemukan 100 meter dari kandang pada siang hari pada hari senin dalam keadaan telah mati di mutilasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ini kejadian sudah terjadi berulang kali, ini meresahkan bagi kami warga desa Tuapanaf dan desa sekitar. Ini sudah jadi kejadian luar biasa di desa ini&#8221;, ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Ia mengharapkan aparat kepolisian dalam hal ini <a href="https://atlasnews.id/daerah/operasi-patuh-turangga-polres-kupang-digelar-selama-14-hari-sasaran-pelanggaran-sebagai-berikut/">Polres Kupang</a> dapat melakukan langkah preventif agar kejadian ini tidak kembali terjadi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau bisa bentuk tim selidiki kasus ini, saya yakin ini sindikat&#8221;, tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Polres Kupang Ungkap Kasus GOR Kabupaten Kupang, PERMASKKU Audiens Bersama Kapolres Kupang</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/dukung-polres-kupang-ungkap-kasus-gor-kabupaten-kupang-permaskku-audiens-bersama-kapolres-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 02:10:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung]]></category>
		<category><![CDATA[GOR Komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kapolres kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=2054</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211; Dukung upaya Penyidikan dugaan kasus korupsi pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Komitmen yang terletak di desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211;</strong></em> <a href="http://Wikipedia">Dukung</a> upaya Penyidikan dugaan <a href="https://atlasnews.id/daerah/kajari-kabupaten-kupang-menunda-penyelidikan-kasus-korupsi-bagi-bakal-calon-bupati-dan-wakil-bupati/">kasus korupsi</a> pembangunan Gelanggang Olahraga (<a href="https://atlasnews.id/hukum/7-jam-diperiksa-sebagai-saksi-dugaan-kasus-korupsi-pembangunan-gor-ini-penjelasan-korinus-masneno/">GOR</a>) Komitmen yang terletak di desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, <a href="https://atlasnews.id/daerah/gelar-konferensi-pers-pemerintah-kabupaten-kupang-hanya-mempunyai-1000-dosis-vaksin-anti-rabies/">Kabupaten Kupang</a>, NTT, Perhimpunan Mahasiswa Kabupaten Kupang (PERMASKKU) menggelar audiens bersama Kapolres Kupang.</p></blockquote>
<p>Kunjungan tersebut diterima secara baik oleh <a href="http://Wikipedia">Kapolres Kupang</a>, <a href="http://Wikipedia">AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H</a>., diruang kerjanya, Jumat (26/07/2024) pagi.</p>
<p>Dalam Audiens bersama <a href="https://atlasnews.id/daerah/pimpin-upacara-serah-terima-jabatan-kapolres-kupang-selamat-datang-dan-bekerjalah-penuh-tanggung-jawab/">Kapolres Kupang</a> tersebut, Ketua PERMASKKU, Februida Kuanine, koordinator aksi Melianus Alopada, Ketua BEM Stikum Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H., M.H., Doni Kainara bersama perwakilan aliansi lain membahas perkembangan kasus dugaan <a href="https://atlasnews.id/daerah/kajari-kabupaten-kupang-menunda-penyelidikan-kasus-korupsi-bagi-bakal-calon-bupati-dan-wakil-bupati/">korupsi</a> GOR.</p>
<p>Melianus Alopada kepada media ini mengatakan, pertemuan yang dilakukan oleh aliansi adalah sebagai bentuk dukungan kepada Polres Kupang dalam mengungkap kasus <a href="https://atlasnews.id/hukum/mengejar-aliran-uang-kotor-senilai-5-m-dugaan-korupsi-pembangunan-gor-kabupaten-kupang/">GOR</a> secara terang benderang.</p>
<p>Dikatakan, aliansi sejauh ini terus melakukan kajian dan analisis secara menyeluruh hingga pihaknya menduga masih ada peran tersangka lainnya.</p>
<p>Hal tersebut yang mendasari PERMASKKU, GEMA AOT, PERMASTENG, KOMPAG, SUFA, dan BEM STIKUM Prof. Dr. Yohanes Usfunan, S.H.,M.H., untuk segera lakukan audiens bersama Kapolres Kupang.</p>
<figure id="attachment_2056" aria-describedby="caption-attachment-2056" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-2056 size-full" src="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240726-WA0017.jpg" alt="Dukung Polres Kupang Ungkap Kasus GOR Kabupaten Kupang, PERMASKKU Audiens Bersama Kapolres Kupang" width="650" height="433" title="Dukung Polres Kupang Ungkap Kasus GOR Kabupaten Kupang, PERMASKKU Audiens Bersama Kapolres Kupang 3" srcset="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240726-WA0017.jpg 650w, https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240726-WA0017-150x100.jpg 150w, https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240726-WA0017-129x85.jpg 129w, https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/07/IMG-20240726-WA0017-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /><figcaption id="caption-attachment-2056" class="wp-caption-text"><em>Foto: Suasana Audiens PERMASKKU bersama Kapolres Kupang, Jumat(26/07).</em></figcaption></figure>
<p>Mel Alopada menambahkan, <a href="https://atlasnews.id/daerah/aliansi-pemuda-dan-mahasiswa-peduli-masyarakat-kabupaten-kupang-gelar-aksi-seroja-menolak-lupa/">aliansi</a> masih sangat fokus mengawal kasus dugaan korupsi tersebut, bukan karena ada tendensi politik ataupun hal lain namun untuk kepentingan rakyat kabupaten kupang.</p>
<p>&#8220;Kami fokus untuk kasus ini dan sejak awal kami sudah kawal, ini tidak ada kepentingan lain selain untuk kepentingan masyarakat&#8221;, tuturnya.</p>
<p>Dijelaskan Mel Alopada, bahwa ada potensi mantan bupati kupang untuk menjadi tersangka berikut apabila polres kupang serius mengembangkan atau melakukan pendalaman terhadap kasus ini.</p>
<p>Alopada juga berjanji tidak sekedar melakukan audiens namun akan terus mengawal dan bisa saja terjadi desakan masa apabila tidak dibuka secara terang-terangan.</p>
<p>&#8220;Kami berencana kalau penegakan hukum tidak benar kami akan lakukan desakan masa, karena hari ini kami datang kosong alias tidak membawa hasil investigasi karena kami percaya polres Kupang sangat mampu, namun kalau tidak maka kami akan datang dengan bawa bukti hasil investigasi kami untuk memberikan kepada polres Kupang namun pasti dengan cara kami sendiri&#8221;, jelasnya.</p>
<p>&#8220;Potensi besar mantan bupati kupang tersangka, karena ada peran beliau di dalam, ada disposisi namun polres Kupang masih lakukan pendalaman untuk membuktikan kalau ada bukti permulaan dan memenuhi unsur maka tidak bisa di pungkiri, karena hukum tidak pandang bulu&#8221;, tambahnya.</p>
<p>Hadir dalam audiens tersebut disebutkan Mel Alopada, Kasat Intelkam Polres Kupang Iptu Misbar, S.H., Kanit Tipikor Ipda Tobias Naraha, KBO Intelkam Ipda Hendra Tefnai serta Penyidik Pembantu Bripka Marselo Evaristo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penikaman Renggut 1 Korban Jiwa. Polres Kupang Beri Atensi Khusus</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/kasus-penikaman-renggut-1-korban-jiwa-polres-kupang-beri-atensi-khusus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 May 2024 07:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Atensi khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Elimas Tanaem]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu Yeni Setiono]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim Polres Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=1803</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, Atlas News. ID &#8211;  Atensi khusus di berikan oleh Kepolisian Resor Kupang (Polres Kupang) melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) dengan terus mengawal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p dir="ltr"><em><strong>Oelamasi, Atlas News. ID &#8211;</strong>  </em><a href="http://Wikipedia">Atensi</a> khusus di berikan oleh Kepolisian Resor Kupang (<a href="https://atlasnews.id/daerah/bangun-sinergi-dan-silahturahmi-bersama-insan-pers-polres-kupang-gelar-coffee-morning/">Polres Kupang)</a> melalui Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) dengan terus mengawal kasus <a href="https://atlasnews.id/hukum-kriminal/naik-pitam-as-tikam-elimas-tanaem-hingga-tewas/">penikaman</a> yang menyebabkan seorang pemuda meninggal dunia. Kasus yang terjadi di <a href="https://atlasnews.id/daerah/operasi-pasar-murah-digelar-di-kecamatan-takari-masyarakat-mengaku-senang/">Pasar Oesao</a> Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi pada hari Kamis (09/05/2024) lalu.</p>
</blockquote>
<p dir="ltr">Kasus yang dilaporkan di Polres Kupang dengan nomor LP/B/122/V/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT tanggal 10 Mei 2024 dengan korban saudara Elimas Tanaem (21) yang ditikam oleh Abraham Sesfao (60) hingga meninggal dunia meski sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit Wirasakti Kupang ini membutuhkan perhatian khusus Polres Kupang.</p>
<p dir="ltr"><a href="https://atlasnews.id/daerah/pelaksanaan-operasi-keselamatan-turangga-2024-hari-kelima-dipantau-langsung-kapolres-kupang/">Kapolres Kupang</a> <a href="http://Wikipedia">AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H</a> membenarkan adanya atensi khusus terhadap kasus ini demi terpeliharanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Kupang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Ya, terkait kasus yang terjadi di Pasar Oesao, kami sudah lakukan penyelidikan hingga ditingkatkan menjadi penyidikan, &#8221; terangnya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami juga telah melakukan pendekatan khusus terhadap pihak keluarga untuk tidak melakukan aksi berlebihan di luar koridor hukum yang berlaku, karena terduga pelaku kami sudah tahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Ia pun meminta agar semua pihak wajib menghargai proses hukum yang berlaku dengan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax.</p>
<figure id="attachment_1804" aria-describedby="caption-attachment-1804" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1804" src="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2024/05/image_750x_663ee9b9d6945.jpg" alt="Kasus Penikaman Renggut 1 Korban Jiwa. Polres Kupang Beri Atensi Khusus" width="650" height="315" title="Kasus Penikaman Renggut 1 Korban Jiwa. Polres Kupang Beri Atensi Khusus 4"><figcaption id="caption-attachment-1804" class="wp-caption-text"><em>Atensi Khusus diberi oleh Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Yeni Setiono, SH., saat bertemu keluarga korban.</em></figcaption></figure>
<p dir="ltr">&#8220;Saya mengharapkan semua pihak dalam perkara ini tidak mudah terprovokasi isu-isu hoax karena pelakunya sudah kami tahan, kita hargai proses hukum yang berlaku,&#8221; harapnya.</p>
<p dir="ltr">Atensi khusus tersebut merupakan langkah bijak yang dilakukan Kapolres Agung, dinilai sangat tepat karena kasus yang terjadi bisa saja memicu terjadinya konflik komunal dalam lingkungan masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Dikutip dari tribratanewskupang.com, <a href="https://atlasnews.id/daerah/kasat-reskrim-polres-kupang-bantah-secara-tegas-terima-uang-20-juta-kasus-ijazah-palsu-kades-rabeka/">Kasat Reskrim</a> <a href="https://atlasnews.id/daerah/bangun-sinergi-dan-silahturahmi-bersama-insan-pers-polres-kupang-gelar-coffee-morning/">Iptu Yeni Setiono, S.H</a> bersama beberapa penyidik Satreskrim Polres Kupang terus melakukan pengawalan kasus tersebut sejak dilaporkan, saat otopsi jenasah kemarin (Jumat) siang yang berlangsung di <a href="https://atlasnews.id/daerah/pelayanan-rsud-naibonat-buruk-bahkan-ada-arogansi-oknum-yohanis-mase-geram-harus-di-evaluasi/">RSUD Naibonat,</a> hingga turut mengantar jenasah korban ke rumah duka di Kelurahan Tuatuka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. <strong>(*) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
