<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemilu Serentak &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/pemilu-serentak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jun 2025 02:17:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Pemilu Serentak &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MK Putuskan Pemilu Nasional dan Daerah Dipisah, 5 Kotak Suara Tidak Berlaku Lagi</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/mk-putuskan-pemilu-nasional-dan-daerah-dipisah-5-kotak-suara-tidak-berlaku-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 02:17:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Konstitusional]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilih]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu Serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4673</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mulai tahun 2029, keserentakan penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) yang konstitusional adalah dengan memisahkan penyelenggaraan pemilihan umum anggota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan mulai tahun 2029, keserentakan penyelenggaraan pemilihan umum (<a href="https://atlasnews.id/daerah/halangi-kampanye-tokoh-amarasi-barat-itu-pidana-pemilu-harus-dilaporkan/">Pemilu</a>) yang konstitusional adalah dengan memisahkan penyelenggaraan pemilihan umum anggota DPR, anggota DPD, dan presiden/wakil presiden (Pemilu nasional) dengan penyelenggaraan pemilihan umum anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota serta gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan walikota/wakil walikota (Pemilu daerah atau lokal).</p>
<p>Sehingga, Pemilu serentak yang selama ini dikenal sebagai “<a href="https://atlasnews.id/daerah/120-ppk-dilantik-hari-ini-nichson-manggoa-himbau-untuk-jaga-integritas-penyelenggara-pemilu/">Pemilu</a> 5 (lima) kotak” tidak lagi berlaku.</p>
<p>Penentuan keserentakan tersebut untuk mewujudkan <a href="https://atlasnews.id/daerah/dugaan-pelanggaran-pemilu-pasca-psu-3-tps-jadi-polemik-begini-kata-ketua-dprd-ttu/">pemilu</a> yang berkualitas serta memperhitungkan kemudahan dan kesederhanaan bagi pemilih dalam melaksanakan hak memilih sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat.</p>
<p>Dilansir dari laman resmi <a href="https://atlasnews.id/daerah/revisi-uu-34-tahun-2004-dpr-ri-tetap-berlandaskan-pada-demokrasi-supremasi-sipil-dan-ham/">Mahkamah Konstitusi</a> (MK RI) keputusan tersebut tertuang dalam Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).</p>
<p>Putusan ini diucapkan dalam Sidang pengucapan Putusan yang digelar pada Kamis (26/6/2025) di Ruang Sidang Pleno MK.</p>
<p>Selain itu, Mahkamah juga mempertimbangkan bahwa hingga saat ini pembentuk undang-undang belum melakukan perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) sejak Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVII/2019 yang diucapkan tanggal 26 Februari 2020.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
