<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pencemaran Lingkungan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/pencemaran-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Aug 2026 08:29:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Pencemaran Lingkungan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tumpahan Oli dan Solar di Perairan Bolok Libas Pesisir Kupang Barat, Produksi Mutiara PT TOM Terancam</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/tumpahan-oli-dan-solar-di-perairan-bolok-libas-pesisir-kupang-barat-produksi-mutiara-pt-tom-terancam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Perairan Bolok]]></category>
		<category><![CDATA[PT Timor Otsuki Mutiara]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpahan Oli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=7003</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, ATN &#8211; Pencemaran lingkungan skala serius melanda kawasan perairan Bolok, Kupang Barat, pada Jumat (31/07/2026). Tumpahan minyak jenis oli dan solar yang diduga...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KUPANG, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Pencemaran lingkungan skala serius melanda kawasan perairan Bolok, <a href="https://atlasnews.id/daerah/akhir-tahun-2026-tiga-ruas-jalan-utama-di-kupang-barat-siap-diaspal/">Kupang Barat</a>, pada Jumat (31/07/2026).</p>
<p>Tumpahan minyak jenis oli dan solar yang diduga berasal dari bangkai kapal tenggelam di sekitar lokasi, kini menyebar luas dan mengancam keberlangsungan ekosistem laut serta roda perekonomian warga lokal.</p>
<p>Dua pihak yang merasakan dampak paling memukul dari insiden ini adalah industri budidaya mutiara <a href="https://atlasnews.id/daerah/hadir-di-peletakan-batu-pertama-kantor-camat-kupang-barat-pt-tom-tegaskan-komitmen-kolaborasi-dan-program-csr/">PT Timor Otsuki Mutiara</a> (PT TOM) dan para petani rumput laut setempat.</p>
<p>Manager SDM PT TOM, Pelipus Pila Ndelu , A.Md., S.H., saat dikonfirmasi oleh AtlasNews membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan kekhawatirannya atas sebaran limbah minyak yang semakin meluas di perairan Bolok dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;PT TOM adalah perusahaan yang bersimbiosis mutualisme dengan lingkungan. Keberlangsungan usaha kami sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang bersih. Jika lingkungan rusak atau tercemar, usaha kami ikut rusak bahkan bisa hancur,&#8221; tegas Manager SDM PT TOM.</p>
<p><strong>Ancaman Kerang Mutiara Mati hingga PHK Masif</strong></p>
<p>Sektor budidaya kerang mutiara dikenal sangat sensitif terhadap perubahan mutu air laut. Kehadiran racun dari tumpahan oli dan solar berpotensi memicu kegagalan produksi secara mendasar.</p>
<figure id="attachment_7005" aria-describedby="caption-attachment-7005" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-7005" src="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260801-WA0016.jpg" alt="Tumpahan Oli dan Solar di Perairan Bolok Libas Pesisir Kupang Barat, Produksi Mutiara PT TOM Terancam " width="650" height="867" title="Tumpahan Oli dan Solar di Perairan Bolok Libas Pesisir Kupang Barat, Produksi Mutiara PT TOM Terancam 1"><figcaption id="caption-attachment-7005" class="wp-caption-text">Foto: Tumpahan minyak solar dan oli di perairan pesisir Semau.</figcaption></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat DLH Kabupaten Kupang Tertibkan Pengusaha Tidak Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/gerak-cepat-dlh-kabupaten-kupang-tertibkan-pengusaha-tidak-ramah-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 04:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tesabela]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kupang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan ayam]]></category>
		<category><![CDATA[PT Argosari Persada]]></category>
		<category><![CDATA[Staf Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[UKL UPL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4759</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kupang bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan. Berdasarkan fakta pengawasan, CV Argosari Persada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em><a href="https://atlasnews.id/daerah/jaga-kebersihan-lingkungan-pemerintah-kelurahan-babau-rutin-gelar-kerja-bakti/">Dinas Lingkungan Hidup</a> (DLH) Kabupaten Kupang bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan.</p>
<p>Berdasarkan fakta pengawasan, CV Argosari Persada yang terletak di Dusun IV Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat terbukti tidak memenuhi kewajiban UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).</p>
<p>Hal tersebut terungkap saat Manajemen CV Argosari Persada memenuhi panggilan Dinas Lingkungan Hidup (<a href="https://atlasnews.id/daerah/dlh-kabupaten-kupang-gelar-jalan-sehat-sembari-giat-bersih-bersih-sampah-plastik/">DLH</a>) Kabupaten Kupang untuk klarifikasi hasil penelusuran media Haluan Timur. Com.</p>
<p>Penelusuran yang dilakukan merupakan buntut dari keluhan warga Desa Tesabela atas dugaan pencemaran lingkungan dan fenomena bau menyengat yang berasal dari kandang peternakan ayam milik CV Argosari Persada.</p>
<p>Dalam rapat dengar pendapat yang digelar pada Selasa (08/07/2025), dipimpin oleh Staf Khusus Bupati Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/bantuan-rumah-layak-huni-gratis-tanpa-dipungut-biaya-tim-laporkan-jika-ditemukan-pungli/">Jermias Mone</a>, dan turut dihadiri Camat Kupang Barat James Ating, Kepala Desa Tesabela, Matias Dafa, Manajemen CV Argosari Persada dan pengawas DLH Kabupaten Kupang.</p>
<p>Kepala DLH Kabupaten Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/raih-13-suara-voters-teldi-sanam-terpilih-sebagai-ketua-askab-pssi-kabupaten-kupang/">Teldi Sanam</a> melalui Dina Afri Ani Tambunan, S.Si, M.Si., selaku Kabid Penataan dan Penaatan PPLH menyampaikan jika DLH akan bersikap sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Dina Tambunan menyatakan, sikap tegas yang dilakukan akan mencakup teguran tertulis, sanksi administratif, hingga penghentian sementara operasional usaha jika dampaknya signifikan dan tidak terkendali.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
