<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Peternakan ayam &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/peternakan-ayam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Aug 2025 03:37:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Peternakan ayam &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dicecar Isu Miring, CV Agro Sari Persada Bersikap. Kades dan Warga Tesabela Ungkap Dampak Positif! </title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/dicecar-isu-miring-cv-agro-sari-persada-bersikap-kades-dan-warga-tesabela-ungkap-dampak-positif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 03:28:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[CV Agro Sari Persada]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tesabela]]></category>
		<category><![CDATA[Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Matias Dafa]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Produsen Telur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4934</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Dicecar isu miring melalui pemberitaan media online NTTPedia. Id, terkait limbah hingga kesejahteraan pekerja, CV Agro Sari Persada bersikap. Produsen telur...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Dicecar isu miring melalui pemberitaan media online NTTPedia. Id, terkait limbah hingga kesejahteraan pekerja, <a href="https://atlasnews.id/daerah/gerak-cepat-dlh-kabupaten-kupang-tertibkan-pengusaha-tidak-ramah-lingkungan/">CV Agro Sari Persada</a> bersikap.</p>
<p>Produsen telur ayam yang berlokasi di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, ini menyesalkan pemberitaan sepihak tanpa konfirmasi.</p>
<p>Direktur CV Agro Sari Persada, Sasongko menegaskan pemberitaan yang di publikasikan sangat merugikan karna tidak berdasarkan fakta yang terjadi.</p>
<p>Ia juga menyayangkan sikap jurnalis media online NTTPedia. Id yang tidak mengedepankan etika perimbangan berita tanpa ruang konfirmasi serta klarifikasi.</p>
<p>&#8220;Sayang sekali saya tidak mendapat konfirmasi atas pemberitaan tersebut&#8221;, ujarnya saat melakukan pertemuan bersama Kepala Desa Tesabela, Sabtu (02/08/2025).</p>
<p>Pada pertemuan yang juga dihadiri oleh Kepala <a href="https://atlasnews.id/daerah/gerak-cepat-dlh-kabupaten-kupang-tertibkan-pengusaha-tidak-ramah-lingkungan/">Desa Tesabela</a>, Matias Dafa, Babinsa Desa Tesabela, dan Tokoh Agama, Direktur CV Agro Sari Persada mengungkapkan sejumlah fakta. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat DLH Kabupaten Kupang Tertibkan Pengusaha Tidak Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/gerak-cepat-dlh-kabupaten-kupang-tertibkan-pengusaha-tidak-ramah-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 04:25:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tesabela]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kupang Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan ayam]]></category>
		<category><![CDATA[PT Argosari Persada]]></category>
		<category><![CDATA[Staf Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[UKL UPL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4759</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kupang bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan. Berdasarkan fakta pengawasan, CV Argosari Persada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em><a href="https://atlasnews.id/daerah/jaga-kebersihan-lingkungan-pemerintah-kelurahan-babau-rutin-gelar-kerja-bakti/">Dinas Lingkungan Hidup</a> (DLH) Kabupaten Kupang bergerak cepat merespon keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan.</p>
<p>Berdasarkan fakta pengawasan, CV Argosari Persada yang terletak di Dusun IV Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat terbukti tidak memenuhi kewajiban UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup).</p>
<p>Hal tersebut terungkap saat Manajemen CV Argosari Persada memenuhi panggilan Dinas Lingkungan Hidup (<a href="https://atlasnews.id/daerah/dlh-kabupaten-kupang-gelar-jalan-sehat-sembari-giat-bersih-bersih-sampah-plastik/">DLH</a>) Kabupaten Kupang untuk klarifikasi hasil penelusuran media Haluan Timur. Com.</p>
<p>Penelusuran yang dilakukan merupakan buntut dari keluhan warga Desa Tesabela atas dugaan pencemaran lingkungan dan fenomena bau menyengat yang berasal dari kandang peternakan ayam milik CV Argosari Persada.</p>
<p>Dalam rapat dengar pendapat yang digelar pada Selasa (08/07/2025), dipimpin oleh Staf Khusus Bupati Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/bantuan-rumah-layak-huni-gratis-tanpa-dipungut-biaya-tim-laporkan-jika-ditemukan-pungli/">Jermias Mone</a>, dan turut dihadiri Camat Kupang Barat James Ating, Kepala Desa Tesabela, Matias Dafa, Manajemen CV Argosari Persada dan pengawas DLH Kabupaten Kupang.</p>
<p>Kepala DLH Kabupaten Kupang, <a href="https://atlasnews.id/daerah/raih-13-suara-voters-teldi-sanam-terpilih-sebagai-ketua-askab-pssi-kabupaten-kupang/">Teldi Sanam</a> melalui Dina Afri Ani Tambunan, S.Si, M.Si., selaku Kabid Penataan dan Penaatan PPLH menyampaikan jika DLH akan bersikap sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>
<p>Dina Tambunan menyatakan, sikap tegas yang dilakukan akan mencakup teguran tertulis, sanksi administratif, hingga penghentian sementara operasional usaha jika dampaknya signifikan dan tidak terkendali.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
