<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tertabrak kuda pacu &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/tertabrak-kuda-pacu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Nov 2023 14:03:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>tertabrak kuda pacu &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Objek Wisata Pantai Panmuti di Desa Noelbaki Di Keluhkan Pengunjung. Ada Arena Pacuan Kuda Ilegal</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/objek-wisata-pantai-panmuti-di-desa-noelbaki-di-keluhkan-pengunjung-ada-arena-pacuan-kuda-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Nov 2023 14:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[arena pacuan]]></category>
		<category><![CDATA[objek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[pantai panmuti]]></category>
		<category><![CDATA[tertabrak kuda pacu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=548</guid>

					<description><![CDATA[Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211; Objek wisata pantai Panmuti di Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-NTT tidak nyaman bagi pengunjung terutama saat hari Minggu. Bagaimana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oelamasi, AtlasNews.ID &#8211;</strong> Objek <a href="https://atlasnews.id/daerah/melkidesek-ndun-jadikan-kaesang-pangarep-sebagai-panutan-dan-teladan-pemimpin-bagi-anak-muda/">wisata pantai Panmuti</a> di <a href="https://atlasnews.id/olahraga/invitasi-sepak-bola-mini-ikan-foti-cup-1-telah-selesai-ggo-fc-juara-setalah-tekuk-besi-tua-fc-dengan-skor-2-0/">Desa Noelbaki Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-NTT</a> tidak nyaman bagi pengunjung terutama saat hari Minggu.</p>
<p>Bagaimana tidak? Pada Minggu (05/11/2023) pengunjung asal Kota Kupang yang mengeluhkan objek wisata ini menjadi arena pacuan.</p>
<p>Buktinya, seorang pengunjung yang sedang asik menikmati indahnya pantai tertabrak kuda pacu hingga tak sadarkan diri beberapa saat. Oleh kerabatnya, korban dilarikan ke Puskesmas Tarus untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p>Pantauan media di lokasi wisata Panmuti, beberapa orang kerabat pengunjung yang tertabrak kuda pacu mengaku sangat kecewa. Mereka mengeluhkan dan mempertahankan mengapa hari Minggu dimana padat pengunjung memadati objek wisata tersebut ternyata digunakan oleh para pemilik kuda pacu untuk berlatih pacu kuda.</p>
<figure id="attachment_550" aria-describedby="caption-attachment-550" style="width: 650px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-550" src="https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231105-WA0023.jpg" alt="Objek Wisata Pantai Panmuti di Desa Noelbaki Di Keluhkan Pengunjung. Ada Arena Pacuan Kuda Ilegal" width="650" height="300" title="Objek Wisata Pantai Panmuti di Desa Noelbaki Di Keluhkan Pengunjung. Ada Arena Pacuan Kuda Ilegal 1"><figcaption id="caption-attachment-550" class="wp-caption-text">Foto: Kerumunan Pengunjung melihat korban tertabrak kuda di objek wisata pantai Panmuti.</figcaption></figure>
<p>“Coba kalau latihan jangan hari Minggu saat padat pengunjung, kalau mau latihan ya hari lain saja,”keluh seorang pengunjung asal Kota Kupang.</p>
<p>Yang lain mengatakan, Jika beberapa waktu ke depan lokasi wisata ini akan sepi jika kegiatan ilegal pacuan kuda masih terus berlangsung.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sangat mengganggu kami yang sedang refresing di lokasi pantai Panmuti. Kalau terus begini, tempat wisata ini akan sepi, &#8220;Ujar Pengunjung lain.</p>
<p>Pengunjung sempat melakukan protes terhadap para pemilik kuda namun jawaban yang diterima ternyata diluar nalar, bahwa lokasi pantai Panmuti milik mereka sejak nenek moyang mereka. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
