<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bangunan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/bangunan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 00:27:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Bangunan &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Proyek &#8216;Mangkrak&#8217; di Fatukanutu: Kandang Babi Terbengkalai, Kades Mengaku Tak Tahu!</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/proyek-mangkrak-di-fatukanutu-kandang-babi-terbengkalai-kades-mengaku-tak-tahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 23:20:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Fatukanutu]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang babi]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Mangkrak di Kabupaten Kupang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=7421</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, ATN &#8211; Sebuah bangunan kandang ternak babi di Dusun 6, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, kini dalam kondisi terbengkalai dan tak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KUPANG, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Sebuah bangunan <a href="https://atlasnews.id/daerah/warga-kelurahan-naibonat-keluhkan-aroma-limbah-kotoran-sapi-minta-ditertibkan/">kandang</a> ternak babi di Dusun 6, <a href="https://atlasnews.id/daerah/soroti-ipal-kajari-kabupaten-kupang-kunjungi-puskesmas-fatukanutu/">Desa Fatukanutu</a>, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, kini dalam kondisi terbengkalai dan tak terawat.</p>
<p>Berdasarkan penulusuran AtlasNews, Senin (21/09/2026), bangunan yang diperkirakan berdiri sejak beberapa tahun lalu itu memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat setempat, bahkan disinyalir dibangun tanpa transparansi dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.</p>
<p>Kepala Desa Fatukanutu, <a href="https://atlasnews.id/daerah/nomor-1-selesaikan-lpj-dana-desa-tahap-i-kades-fatukanutu-bukti-kerjasama-tim/">Fransiskus M. A. Saebesi</a>, secara terbuka mengaku bingung dan tidak pernah dilibatkan terkait keberadaan proyek di wilayah kekuasaannya tersebut. Sebagai pimpinan pemerintah desa, ia bahkan tidak mengetahui dari mana sumber anggaran pembangunan fasilitas perkandangan itu berasal.</p>
<p>&#8220;Jujur, saat ini saya menyampaikan bahwa selaku Kepala Pemerintahan Desa, saya tidak tahu gedung itu dibangun dari sumber anggaran dinas mana, entah Dinas Peternakan atau dinas lain,&#8221; ujar Kades Fatukanutu</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa bangunan tersebut sudah berdiri sejak sekitar tahun 2022–2023, tetapi hingga saat ini sama sekali belum pernah dimanfaatkan secara baik. Bahkan, dari pantauannya di lapangan, tidak ada bekas tanda-tanda aktivitas peternakan di dalam fasilitas perkandangan tersebut.</p>
<p>&#8220;Tentu itu dibangun dari anggaran negara. Pemanfaatannya untuk ternak babi, tetapi kenyataannya masyarakat dan Pemerintah Desa melihat tidak ada aktivitas sama sekali. Masyarakat bertanya kepada saya, dan saya juga bingung,&#8221; tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Perumahan 2100 Bagi Eks Pejuang Timor Timur, Bupati Yosef Lede Puji Kualitas Bangunan</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/tinjau-perumahan-2100-bagi-eks-pejuang-timor-timur-bupati-yosef-lede-puji-kualitas-bangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 02:36:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Eks Pejuang Timor Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan fatuleu]]></category>
		<category><![CDATA[Meninjau]]></category>
		<category><![CDATA[Perumahan]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Lede]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=4184</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN &#8211; Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., mengunjungi sekaligus meninjau langsung perumahan 2100 yang dibangun khusus bagi Eks Pejuang Timor Timur di wilayah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong></em> Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., mengunjungi sekaligus meninjau langsung perumahan 2100 yang dibangun khusus bagi Eks Pejuang Timor Timur di wilayah Kelurahan Camplong 1, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, pada Kamis (10/04/2025) petang.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yosef Lede didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Tonci Teuf, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Teldi Sanam, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun yang disambut langsung oleh pimpinan Direktorat Jendral Cipta Kerja.</p>
<p>Kunjungan perdana Bupati Yosef Lede, bertujuan untuk memastikan kelayakan pembangunan dan tata kelola bangunan telah sesuai sekaligus mengkonfirmasi kerusakan 4 unit rumah yang diterjang banjir beberapa waktu lalu.</p>
<p>Bupati Yosef Lede juga berkesempatan memasuki salah satu rumah dan memeriksa kualitas bangunan tipe 36 tersebut mulai dari setiap kamar hingga halaman belakang.</p>
<p>Usai memeriksa, Bupati Yosef Lede memuji kualitas bangunan, serta Infrastruktur dan tata kelola letak bangunan yang tertata rapih di setiap blok.</p>
<p>“Dari pengamatan saya kualitas bangunan sudah baik, dari pintu masuk saja saya lihat indah sekali, lihat saja di tempat lain kalau ketemu bangunan tipe 36 yah modelnya begini, tapi sejak awal datang kesini tadi saya katakan sangat bagus”, ujar Bupati Yosef Lede.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
