<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kades Diduga Miras &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/kades-diduga-miras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 03:53:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Kades Diduga Miras &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Kades Miras di Bali. Yoyarib Mau: Jangan Cari Celah Serang Kebijakan Bupati!</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/polemik-kades-miras-di-bali-yoyarib-mau-jangan-cari-celah-serang-kebijakan-bupati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2026 03:53:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[anggota DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek di Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kades Diduga Miras]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala desa]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Video Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Yoyarib Mau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=7797</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, ATN &#8211; Beredarnya video sejumlah kepala desa (Kades) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang mengonsumsi minuman beralkohol di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>KUPANG, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> &#8211;</strong> </em>Beredarnya <a href="https://atlasnews.id/daerah/video-kades-diduga-minum-bir-di-bali-viral-kadis-pmd-dan-perantau-buka-suara/">video</a> sejumlah kepala desa (<a href="https://atlasnews.id/daerah/menolak-kompromi-di-bilik-suara-kadis-pmd-kupang-tegaskan-warga-tak-masuk-dpt-dilarang-nyoblos-di-pilkades-2026/">Kades</a>) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang mengonsumsi minuman beralkohol di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (<a href="https://atlasnews.id/daerah/video-kades-diduga-minum-bir-di-bali-viral-kadis-pmd-dan-perantau-buka-suara/">Bimtek</a>) di Bali, menuai beragam komentar.</p>
<p>Tidak hanya kritikan namun, adapula yang melakukan tanggapan positif ketiga <a href="https://atlasnews.id/daerah/buntut-video-viral-kapolres-kupang-tegas-tidak-ada-toleransi-bagi-oknum-lantas-yang-melanggar/">video</a> tersebut tersebar luar di berbagai platform media sosial.</p>
<p>Salah satunya datang dari Anggota DPRD<a href="https://atlasnews.id/daerah/tembus-batas-kemanusiaan-bupati-kupang-boyong-rombongan-pemkab-dan-dprd-bawa-bantuan-ke-flores/"> Kabupaten Kupang</a> dari Partai Golkar, <a href="https://atlasnews.id/daerah/hari-terakhir-masa-reses-ii-yoyarib-mau-serap-aspirasi-warga-dusun-2-desa-oebelo/">Yoyarib Mau</a>, angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara agar tidak bergeser menjadi bola liar di tengah masyarakat.</p>
<p>Yoyarib Mau ketika dikonfirmasi AtlasNews, Kamis (05/11/2026) meminta publik agar melihat persoalan tersebut secara proporsional, objektif, dan tidak terprovokasi untuk menggiring opini negatif demi menyerang pihak tertentu.</p>
<p>Menurutnya, narasi yang berkembang di tengah masyarakat perlu diluruskan berdasarkan fakta di lapangan agar tidak mencederai nilai-nilai demokrasi yang sehat.</p>
<p>Dalam penjelasannya, Yoyarib menegaskan bahwa minuman yang dikonsumsi dalam video tersebut adalah bir, bukan minuman keras dengan kadar alkohol tinggi seperti yang ramai dinarasikan dalam berbagai pemberitaan maupun perbincangan publik. Ia membedakan secara tegas antara konsumsi yang wajar di tempat penginapan dengan tindakan hura-hura di tempat hiburan malam.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
