<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menu MBG &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<atom:link href="https://atlasnews.id/tag/menu-mbg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<description>Aktual, Kritis Dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 08:42:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://atlasnews.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-85x85.png</url>
	<title>Menu MBG &#8211; AtlasNews.ID</title>
	<link>https://atlasnews.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menu Ala Kadar Tuai Kecaman Emak-emak di Tanah Merah, SPPG Merdeka Jadi Sorotan</title>
		<link>https://atlasnews.id/daerah/menu-ala-kadar-tuai-kecaman-emak-emak-di-tanah-merah-sppg-merdeka-jadi-sorotan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[AtlasNews.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 08:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Menu dikecam emak emak]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Menu MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu Mawar]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://atlasnews.id/?p=6455</guid>

					<description><![CDATA[Kupang, ATN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi masyarakat, kini justru menuai polemik. Sejumlah ibu penerima manfaat di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Kupang, <a href="http://AtlasNews">ATN</a> –</strong></em> Program <a href="https://atlasnews.id/daerah/bgn-bantah-keras-klaim-mandat-ormas-dalam-program-makan-siang-bergizi-gratis-tahun-2025/">Makan Bergizi Gratis</a> (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi masyarakat, kini justru menuai polemik.</p>
<p>Sejumlah ibu penerima manfaat di Desa Tanah Merah melontarkan kritik pedas terhadap kualitas <a href="https://atlasnews.id/daerah/bgn-tegaskan-mitra-sppg-pantau-operasional-dapur-tapi-dilarang-intervensi-menu/">menu</a> yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Merdeka pada Jumat (08/05/2026).</p>
<p>Menu yang dibagikan di <a href="https://atlasnews.id/kesehatan/pkk-desa-manulai-1-dan-kader-posyandu-rutin-gelar-pmt-bagi-anak-stunting/">Posyandu</a> Mawar tersebut dinilai tidak sebanding dengan anggaran besar yang dialokasikan negara.</p>
<p>Berdasarkan pantauan dan foto yang diterima, paket makanan hari itu hanya berisi, Nasi putih, Tumis sayur labu siam, 1 buah tahu goreng, 3 potongan kecil ayam goreng dan 1 buah jeruk ukuran kecil.</p>
<p><strong>Grup WhatsApp Posyandu Memanas</strong></p>
<p>Kekecewaan para ibu ini tak terbendung hingga meledak di grup WhatsApp Posyandu Mawar.</p>
<p>Shanty Nenobesi, salah satu penerima manfaat, mempertanyakan standar gizi dan komitmen SPPG Merdeka. Menurutnya, sejak awal program berjalan, baru kali ini kualitas menu merosot tajam.</p>
<p>&#8220;Sejak awal terima MBG, baru kali ini menunya seperti ini. Kita bertanya-tanya, ada apa dengan pengelolaannya?&#8221; keluh Shanty.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
