“Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan. Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat seperti pengelola jalan tol, petugas Jasa Raharja, dan fasilitas kesehatan semakin besar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat,” jelas Awaluddin.
Sebagai bentuk komitmen nyata di lapangan, rangkaian acara ini diawali dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD), edukasi pertolongan pertama, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.
Pelatihan ini bertujuan memastikan para personel lapangan memiliki kesiapsiagaan dan kompetensi memadai untuk memberikan bantuan awal kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Transformasi keselamatan jalan tol ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital harus berjalan seiring dengan kesiapan personel terdepan yang sehat, sigap, dan kompeten.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















