Pinjaman Daerah: Langkah Berani Membangun Negeri, Bukan Beban Masa Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 51 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Him Mone, Jurnalis AtlasNews

ATN – Di tengah tuntutan zaman yang serba cepat, pemerintah daerah sering kali dihadapkan pada buah simalakama. Di satu sisi, masyarakat mendesak tersedianya infrastruktur yang layak mulai dari jalan mulus, rumah sakit memadai, hingga jaringan irigasi yang mengalirkan kehidupan ke ladang-ladang warga.

Di sisi lain, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kerap kali terlalu kempis untuk menutupi seluruh kebutuhan pembangunan tersebut jika hanya mengandalkan pendapatan asli daerah maupun dana transfer pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Derita Pemerintah Daerah semakin kronis ketika efisiensi anggaran jadi sosok paling menakutkan bagi setiap kepala daerah. Hal demikian terjadi pula di Kabupaten Kupang.

Lantas, bolehkah suatu daerah mengambil langkah progresif dengan mengajukan pinjaman daerah?

Pertanyaan ini kerap muncul di berbagai diskusi dalam beberapa forum dan kerap menimbulkan polemik akademis di tengah masyarakat.

AtlasNews mencoba menulusuri urgensi wacana pinjaman daerah.

Bolehkah Pinjaman Daerah?

Jawabannya boleh, tetapi dalam skenario yang tepat, langkah ini adalah keputusan strategis yang sangat masuk akal demi mempercepat kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan

Berita Terkait

Arah Angin di Bumi Flobamora: Menakar Kunjungan Jokowi ke Kupang
Beli Meja-Kursi Pakai Dana BOS, Boleh atau Melanggar Hukum? Ini Aturannya.!!!
“Terimakasih Hamba Tuhan, Bapa Bupati Kabupaten Kupang “
Melalui Program Asta Rinja: Peningkatan Kinerja Organisasi, Legitimasi dan Reputasi Menuju Perubahan
Transformasi Ekonomi dan Industrialisasi Nusa Tenggara Timur: Tantangan dan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Resmi Dilantik! Yosef Lede Dan Aurum Titu Eki Berhasil Runtuhkan Hegemoni Dan Oligarki
Ormas Dan Klaim Palsu: Ancaman Bagi Kepercayaan Program Unggulan Prabowo-Gibran
Pemuda sebagai Motor Perubahan: Menjawab Tantangan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Pemerintah Kecamatan Takari Gelar Pesta Rakyat dan Aneka Lomba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Wamenhub dan Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di RS PHC Surabaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:26 WITA

Apresiasi Kinerja Camat Kupang Barat, Bupati Yosef Lede: Dedikasi Tanpa Mengenal Waktu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:06 WITA

Cemari Laut, Bupati Yosef Lede Akan Tindak Tegas PT Nusalindo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:39 WITA

Panaskan Mesin Partai, DPD PAN Kabupaten Kupang Lantik Pengurus DPC di 24 Kecamatan 

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:49 WITA

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Direksi Jasa Raharja Tinjau Korban dan Pastikan Penjaminan Santunan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:41 WITA

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WITA

Pesisir Bolok-Semau Tercemar Oli Bangkai Kapal, Absalom Buy Desak PT Nusalindo Ganti Kerugian 

Berita Terbaru