Aksi paling disorot dalam laga ini adalah penampilan gemilang Nelson Nenobais. Pemain yang sejatinya merupakan putra asli Amarasi dan enggan membela tim kelahirannya ini, mengacak-acak pertahanan lawan dengan mencetak hattrick kilat dalam kurun waktu 11 menit saja:
Menit 14: Gol pembuka lahir dari memanfaatkan kesalahan di lini belakang.
Menit 15: Nelson kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat serangan cepat yang mematikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menit 25: Melengkapi malam indahnya dengan gol ketiga.
Menariknya, usai mencetak gol ke gawang PS Kabupaten Kupang, Nelson menunjukkan gestur penyesalan dengan meminta maaf kepada publik dan tim asal daerah kelahirannya tersebut.
Pesta Gol Tunas Muda di Babak Pertama
Dominasi Tunas Muda tidak hanya menjadi milik Nelson seorang. Arki Tanesib turut menyumbang satu gol pada menit ke-19, memanfaatkan kekacauan di lini pertahanan lawan.
Total, empat gol tercipta di babak pertama melalui kaki Nelson Nenobais (14′, 15′, 25′) dan Arki Tanesib (19′). Keunggulan telak ini membuat Tunas Muda menguasai jalannya pertandingan sepenuhnya tanpa mampu diimbangi oleh PS Kabupaten Kupang hingga paruh pertama berakhir.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















