Oleh: Him Mone
ATN – Pembangunan daerah sering kali terjebak dalam pusaran wacana dan narasi manis di atas kertas kampanye. Namun, dinamika kepemimpinan Kabupaten Kupang di bawah kepemimpinan Bupati Yosef Lede, dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki, memberikan warna dan ritme yang berbeda.
Langkah demi langkah yang mereka ambil tidak lagi sekadar retorika political will, melainkan manifestasi nyata berupa aksi peletakan batu pertama pada sejumlah proyek strategis berskala fantastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari puncak bukit Pulau Semau hingga ke pesisir Bolok, dari sentra perikanan Noelbaki hingga ke akses jalan vital Ikan Foti, pasangan pimpinan daerah ini secara sistematis menjawab satu per satu janji visi dan misi kepemimpinan mereka.
Langkah berani dan transformatif ini sekaligus menegaskan orientasi pembangunan Kabupaten Kupang yang tak hanya fokus pada pemenuhan infrastruktur dasar, tetapi juga pada penciptaan magnet ekonomi baru dan kemandirian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menerobos Wisata Religi Dunia: Ikon Baru dari Puncak Lalaka Semau
Salah satu terobosan paling monumental yang digagas oleh kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki adalah dimulainya pembangunan mega proyek Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau.
Peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek senilai Rp 157 miliar ini dilaksanakan secara khidmat pada 5 Oktober 2026, dihadiri langsung oleh Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Forkopimda Provinsi NTT, Forkopimda Kabupaten Kupang, serta jajaran tokoh agama setempat.



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















