Bagi Absalom Buy, yang juga merupakan putra asli Desa Bolok, hal ini menjadi bukti nyata ketidakmampuan pimpinan dinas terkait dalam menerjemahkan dan mengkomunikasikan arah kebijakan kepala daerah.
Catatan Kritis: Keamanan Diabaikan, Inovasi Minim
Lebih lanjut, Absalom merinci beberapa persoalan krusial di lapangan yang membuktikan minimnya inovasi dan kepekaan Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang dalam mengelola potensi penyeberangan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Retribusi Berjalan, Keselamatan Diabaikan
Pungutan retribusi terhadap perahu motor yang memanfaatkan dermaga utama sudah berjalan.
Namun, aspek keselamatan dalam proses bongkar muat penumpang dan sandar kapal terkesan diabaikan. Dinas terkesan hanya fokus pada penarikan retribusi tanpa menjamin standar keselamatan pelayaran rakyat.
Pilih Kasih Pengelolaan Dermaga
Fokus dan perhatian Dinas Perhubungan dinilai hanya tertuju pada Dermaga Utama Hansisi, sementara dua buah dermaga rakyat lainnya di Hansisi justru terkesampingkan. Padahal, kedua dermaga rakyat tersebut membutuhkan sentuhan inovasi agar dapat berfungsi optimal dan menopang perekonomian warga.
Dorong Inovasi Sektor Transportasi Semau–Bolok
Harapan besar digantungkan pada pembangunan Dermaga Rakyat Bolok agar dapat memberikan manfaat ekonomi luar biasa bagi masyarakat, khususnya di wilayah penyeberangan Pulau Semau dan Bolok.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















