“Desa Oesao ini berada di tengah kota dan menjadi poros Kabupaten Kupang. Ibaratnya, Oesao adalah teras kabupaten. Orang dari daerah lain yang datang ke kabupaten pasti melewati Oesao terlebih dahulu. Motivasi saya adalah membangun mulai dari ‘teras’ ini, agar siapapun yang datang melihat bahwa Desa Oesao, walau kecil, memiliki kemampuan pengelolaan yang luar biasa,” jelasnya optimistis.
Siap Kembangkan Potensi Olahraga: Kembalikan Kejayaan “Desa Sepak Bola”
Dikenal luas sebagai sosok olahragawan sekaligus pelatih yang memegang lisensi PSSI Kabupaten Kupang, Adhi Tuka tergerak untuk mengembalikan masa kejayaan olahraga di Oesao khususnya cabang sepak bola.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyoroti bahwa Oesao pernah menjadi “gudang” talenta pesepak bola bagi Kabupaten Kupang. Namun, potensi tersebut meredup akibat minimnya pembinaan, fasilitas yang kurang terawat, serta terbatasnya dukungan pemerintah desa.
Fasilitas & Pembinaan: Mengoptimalkan lapangan dan sarana olahraga desa.
Komitmen Pemuda: Memfasilitasi bibit muda agar Oesao kembali menjadi benteng sepak bola Kabupaten Kupang.
Deklarasi Damai dan Tolak Black Campaign
Pilkades Oesao kali ini diikuti oleh tiga calon kepala desa: Nomor Urut 1: Jonathan Manu (Bapak Meang), Nomor Urut 2: Adhi Tuka, Nomor Urut 3: Mexi Manafe
Usai menghadiri deklarasi kampanye damai di Gereja Elim, Adhi mengimbau seluruh elemen masyarakat dan para pendukungnya untuk menyambut pesta demokrasi ini dengan penuh kedewasaan. Ia mengimbau agar kampanye hitam (black campaign) benar-benar dihilangkan.
“Masyarakat Oesao sekarang sudah cerdas dalam memilih pemimpin yang berkompeten di berbagai bidang. Kita harus hilangkan kampanye hitam karena kedamaian adalah fondasi untuk melangkah ke depan. Soal hasil, saya siap menang dan siap kalah,” pungkasnya secara tegas.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















