KUPANG, ATN – Pemerintah Desa Manulai I secara resmi menetapkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
Penetapan perubahan anggaran ini berfokus pada efisiensi dan pengoptimalan sisa anggaran belanja guna mendukung program prioritas kesehatan masyarakat, khususnya percepatan penurunan angka stunting.
Kepala Desa Manulai I, Louis Mikael Manafe, menjelaskan bahwa perubahan anggaran ini difokuskan pada pergeseran sisa dana APBDes Murni untuk mendukung peningkatan kapasitas para kader Posyandu melalui pelatihan Integrasi Layanan Primer (ILP).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada sisa anggaran yang kita geser untuk pelatihan ILP bagi kader Posyandu. Nominal yang ditambahkan sekitar Rp 2.500.000 dari total sisa anggaran sekitar Rp11 juta. Sisa dana ini kita potong dan alokasikan ke kegiatan yang belum ter-cover penuh di APBDes Murni agar anggaran dapat terserap secara maksimal dan bermanfaat,” ujar Louis Mikael Manafe saat diwawancarai AtlasNews, Rabu (14/10/2026).
Penguatan Kader Posyandu untuk Tekan Stunting saat ditanya mengenai alasan utama mengarahkan pergeseran anggaran ke sektor peningkatan kapasitas kader, Louis menegaskan bahwa peran kader Posyandu sangat vital sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan serta kunjungan kerja Wakil Bupati/Ibu Wakil sebelumnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















