“Hasil rapat memutuskan bahwa untuk lomba gong kita menggunakan gong Rote, untuk natoni menggunakan gaya Timor, dan untuk tarian adalah tarian kreasi yang bersumber dari tarian tradisional di NTT,” tambahnya.
Lebih lanjut, Camat Kupang Tengah mengungkapkan bahwa perayaan akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari 7 Agustus hingga puncak peringatan pada 17 Agustus 2026.
Pembukaan rangkaian kegiatan ini akan dipusatkan secara masif di Kecamatan Amfoang Timur dan diikuti secara daring oleh 23 kecamatan lainnya di Kabupaten Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya perlombaan, Pemerintah Kecamatan Kupang Tengah berkomitmen menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh warga. Pihaknya berencana menyulap area kantor camat menjadi pusat keramaian.
“Kegiatan di kantor camat Kupang Tengah akan kita gelar meriah. Akan ada pasar malam, stan UMKM, hingga pentas seni. Ini akan menjadi pesta rakyat untuk seluruh masyarakat Kupang Tengah,” pungkas Yuni Padja.
Diharapkan, dengan persiapan yang matang ini, semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh warga sekaligus menjadi ajang promosi bagi produk UMKM lokal dan pelestarian budaya daerah.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















