Oleh: Paulus Oktofianus Adu
Mahasiswa Magister Ilmu Politik Universitas Nasional
EKONOMI Dan INDUSTRIALISASI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
AtlasNews – Secara konseptual, industrialisasi merupakan suatu transformasi sosial ekonomi yang mengubah masyarakat dari tahap pra-industri, di mana pendapatan per kapita cenderung rendah, menuju tahap industrialisasi yang lebih maju. Dalam konteks ini, industrialisasi tidak hanya berarti transformasi ekonomi, tetapi juga mengimplikasikan transformasi sosial yang mendalam.
Dengan industrialisasi, ekonomi suatu daerah atau negara akan mengalami transformasi dramatis.
Produksi komoditas material menjadi lebih mekanisasi, menggantikan peran manusia atau pekerja binatang dengan mesin dan teknologi, serta mengalihkan penggunaan sumber daya utama seperti energi mineral secara langsung ke produksi komoditas yang lebih bernilai tambah.
Oleh karena itu, industrialisasi bukan hanya merupakan fenomena ekonomi, tetapi juga mencakup perubahan perdagangan dan ekonomi manusia secara umum.
Menurut pandangan akademisi ilmu ekonomi, pembangunan ekonomi tradisionalnya adalah kemampuan suatu perekonomian nasional untuk menciptakan dan menjaga peningkatan Pendapatan Nasional Bruto (Gross National Income/GNI) dari kondisi yang awalnya relatif statis dalam jangka waktu yang cukup lama.
Definisi pertumbuhan ekonomi, sebagaimana diutarakan oleh Sukirno dalam Ruliansyah (2013), adalah perkembangan kegiatan ekonomi suatu wilayah yang menghasilkan tambahan barang dan jasa, serta meningkatkan kemakmuran masyarakat. Pertumbuhan ekonomi diukur melalui kenaikan Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product/GDP) atau Pendapatan Nasional Bruto, tanpa memperhitungkan apakah kenaikan tersebut lebih tinggi atau lebih rendah dari tingkat pertumbuhan penduduk, atau apakah terjadi perubahan struktur ekonomi atau tidak.
Salah satu tujuan utama pembangunan ekonomi daerah, termasuk Peovinsi Nusa Tenggara Timur, adalah meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi daerah diukur dengan melihat pertumbuhan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dalam harga konstan. Tingkat pertumbuhan PDRB ini akan mencerminkan peningkatan output per kapita dalam jangka panjang, yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi di daerah ini.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















