Apresiasi Zero Incident dan Kesiapan Menghadapi Aturan Baru
Ketua Yayasan Lacaza Peduli Kasih, Roni Lasuk, turut memberikan apresiasi atas catatan bersih SPPG Oebelo selama satu tahun beroperasi. Menurutnya, keberhasilan menjaga kualitas pelayanan tanpa kasus menonjol adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama tim.
“Selama satu tahun tidak ada kasus yang menonjol, ini perlu diberi apresiasi. Semua itu karena kerja dengan hati dan kolaborasi yang baik. Sebagai yayasan, kami rutin memantau dan mengawasi,” kata Roni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menghadapi petunjuk teknis (juknis) terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan diterbitkan minggu depan, Roni menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan perhatian khusus bagi para relawan serta penambahan koki (chef) pendamping yang berpengalaman.
“Poin pentingnya ada pada kerja sama. Administrasi harus segera dilengkapi dan diposting ke portal BGN. Harapan kita ke depan SPPG Oebelo tetap bersih dari kasus dan terhindar dari suspend BGN,” tambahnya.
Kepala SPPG Oebelo: Komitmen Menjaga Mutu dan Memberdayakan Hasil Alam
Kepala SPPG Oebelo, Urikson Yojung Fernandez, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun lembaga yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa respon masyarakat, sekolah, hingga ibu hamil dan menyusui sangat positif.
“Puji Tuhan, selama satu tahun berjalan respon masyarakat sangat positif, baik dari Posyandu, balita, ibu hamil, menyusui, maupun sekolah. Kami berhasil mencatatkan zero incident (nol kendala). Ke depan, kami ingin berjalan lebih baik lagi sesuai arahan pusat,” ungkap Urikson.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















