Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswa semester 9 di Fakultas Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang. Bagi Seven, sepak bola bukan sekadar hobi, melainkan passion yang telah ditekuni sejak kecil.
Awalnya, Seven merantau ke Kupang tanpa memiliki tim maupun kenalan. Berkat aktif berbaur dan bermain sepak bola di lingkungan tempat tinggalnya di Naimata, bakatnya dilirik oleh official Transit FC yang kemudian mengajaknya bergabung sejak tahun 2022.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberanian dan mental bajanya teruji saat menjadi eksekutor penentu kemenangan lewat titik penalti pada laga semifinal.
“Saat menjadi penentu hari ini ada deg-degan juga dalam eksekusi penalti. Tapi sebagai pemain, kita butuh mental untuk memastikan tendangan masuk gol dan menang. Dengan kondisi seperti ini, karena sudah terbiasa dari kecil, jadi biasa saja,” ungkap Seven dengan percaya diri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















