Jakarta, AtlasNews – Dana investasi sebesar Rp. 4,2 Triliun didapat Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena untuk pengembangan tiga program strategis.
Dana investasi tersebut akan digunakan untuk mendorong pembangunan sektor perikanan, penyedia listrik daerah terpencil dan termasuk pengembangan industri garam Sabu Raijua.
Kepastian tambahan dana investasi tersebut didapat usai Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena didampingi para bupati se-NTT melakukan pertemuan penting dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Rabu (20/3/2025) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa proyek industri garam ini bertujuan menjadikan Indonesia swasembada garam.
Dengan kapasitas produksi 850 ribu ton per tahun, Sabu Raijua diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor yang saat ini mencapai 1,7 juta ton per tahun.
Ground breaking proyek ini ditargetkan berlangsung tahun ini, dengan operasi komersial pada 2027.
Selain investasi garam, Bahlil juga mendorong hilirisasi industri ikan tangkap dan rumput laut di NTT, serta percepatan elektrifikasi desa.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















