Warung Kenanga Akan Di Somasi Pengelola Pasar LIli

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023 - 01:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 122 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Warung makan Kenanga yang berada di lokasi Pasar Lili akan di somasi pengelola Pasar Lili.

Hal ini di sampaikan oleh Penanggung jawab dari pengelola pasar Lili Pdt.Margaritha Heo-Ulli, S.Th saat di temui di gereja GMIT Betel Lili, senin(27/11/2023).

Di beritakan sebelum nya pedagang di pasar Lili, mengeluhkan pembuangan air limbah secara sembarangan dari salah satu warung kawasan pintu masuk pasar karena berdampak menimbulkan bau busuk yang menyengat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik warung kenanga di duga dengan sengaja membuang limbah cair dari bak penampungan air kotor di depan warung yang di keluhkan oleh sejumlah pedagang.

Warung Kenanga Akan Di Somasi Pengelola Pasar LIli
Foto: kondisi depan warung Kenanga

Menanggapi pemberitaan tersebut GMIT Betel Lili selaku pengelola pasar turut memberikan pendapat.

Margaritha Heo-Ulli mengatakan, pemberitaan yang di muat berdasarkan penyataan dari pemilik warung kenanga, Fitri Suparno itu tidak benar dan terindikasi peryataan yang bohong.

“Penyataan Fitri yang mengatakan tidak ada koordinasi dari pihak Gereja selaku pengelola, atau secara sepihak pengelola menutup saluran drainase miliknya tanpa pemberitahuan itu bohong,” Tegasnya.

Ia juga menegaskan jika pemilik warung kenanga dalam beberapa kesempatan mangkir dari tanggung jawab nya membayar retribusi pasar.

“Terkait pembayaran retribusi pasar sebesar 2000 rupiah, warung kenanga kadang bayar kadang tidak, apalagi di katakan bayar hingga 4000 itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Hingga surat keterangan retribusi daerah warung kenanga pun sampai saat ini belum dia bayarkan,” Ungkapnya.

Margaritha Heo-Ulli selaku penanggung jawab dari pengelola pasar Lili merasa di rugikan dengan pernyataan Fitri sebagai pemilik warung kenanga.

Ia menjelaskan, Pihaknya akan memberikan langka tegas berupa somasi kepada pemilik warung sebagai peringatan atas pernyataan tidak benar yang telah di publikasi lewat media online Atlasnews.id.

Pada kesempatan itu juga, Margaritha memberikan klarikasi terkait penutupan drainase, Setelah lakukan koordinasi berulang kali kepada pemilik warung.

“Solusi nya sudah ada. Yang bersangkutan itu bertanggung jawab untuk membuat bak penampung limbah sementara, lalu setiap hari selain hari pasar jumat – sabtu yang bersangkutan wajib menimba air tersebut dan di buang ke belakang warung nya,” Ujarnya.

Menurut pengelola pasar, pemilik warung tersebut diduga dengan sengaja membuang limbah tersebut dari bak penampung ke depan warung yang merupakan tindakan di luar kesepakatan bersama.

Baca Juga :  Tanpa Koordinasi, Pemasangan Baliho Ormas Pelita Prabu Tuai Kritik Pemdes Tolnaku

Lebih lanjut Margaritha mengungkapkan pada awal persoalan terkait limbah, dari pengelola pasar telah berupaya lakukan koordinasi berkelanjutan dengan pemilik warung.

Pedagang Pasar Lili Mengeluhkan Pembuangan Air Limbah Secara Sembarangan Dari Salah Satu Warung

Dikatakan Pihak penataan pemeliharaan pasar,pihak keamanan pasar dan pihak retribusi pasar sudah dekati untuk sikapi limbah warung yang mengalir di area belakang hingga ke halaman gedung pasar yang baru. Sehingga bersepakat untuk buat penampungan sementara.

“Tidak benar jika dia katakan kami tidak ada koordinasi lalu sengaja tutup drainase. Itu tidak benar. Fakta nya tidak seperti itu,” Tegasnya.

Dalam waktu dekat pihak pengelola pasar akan kembali berkoordinasi dengan setiap pelaku usaha untuk memberikan solusi terkait pembangunan drainase pasar yang baik.

Turut hadir dalam klarifikasi pengelola Pasar Lili, Koordinator Retribusi Efraim Tade Bani, Koordinator Keamanan Samuel Djami Raga, Koordinator Kebersihan Selviana Mbatu, Anggota Penataan Pemeliharaan Rudin Djami Raga, Pengawas Pdt.Em. Ricky Ratu Edo dan Tokoh Jemaat GMIT Betel Lili Isakh Kangkan.

 

 

Berita Terkait

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!
Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana
Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang
23 Tahun GMIT Amanau Tablolong: Momentum Kemandirian Melalui Peletakan Batu Pertama Gedung Serbaguna
Perkuat Kepatuhan Berkendara dan Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Operasi Gabungan di Waingapu
Pastikan Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Pelayanan Samsat Masuk Pasar
Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:35 WITA

Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!

Kamis, 23 April 2026 - 18:53 WITA

Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 16:25 WITA

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Kamis, 23 April 2026 - 13:33 WITA

23 Tahun GMIT Amanau Tablolong: Momentum Kemandirian Melalui Peletakan Batu Pertama Gedung Serbaguna

Rabu, 22 April 2026 - 19:10 WITA

Pastikan Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Pelayanan Samsat Masuk Pasar

Rabu, 22 April 2026 - 16:59 WITA

Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Rabu, 22 April 2026 - 11:43 WITA

Atasi Krisis Air Bersih, Desa Lifuleo Bangun Sumur Bor dan Pipanisasi di Dusun 3 Salupu

Berita Terbaru