Banjir Rob Landa Desa Tablolong. BPBD Kabupaten Kupang Lakukan Tanggap Darurat Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 250 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Kupang juga telah menyediakan tiga lokasi evakuasi kepada masyarakat pesisir desa Tablolong salah satunya adalah kantor Desa Tablolong.

Dan juga telah menyediakan dapur umum di lokasi evakuasi masyarakat terdampak bencana banjir Rob.

“Untuk saat ini dapur umum sudah siap untuk kita distribusi makan malam nantinya”, ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini ungkap Semmy Tinenti kondisi banjir Rob sudah mulai surut namun gelombang di sekitar pesisir pantai masih terpantau cukup besar.

Untuk itu pihaknya masih tetap antisipasi dengan terus melakukan evakuasi terutama perempuan, lansia dan anak anak ke lokasi yang lebih tinggi.

“Belajar dari pengalaman banjir Rob yang terjadi di Fatuleu Barat dan Amfoang Utara sehingga kondisi seperti ini biasanya banjir Rob akan kembali terjadi pada pukul 9 malam nanti. Untuk itu saya sudah imbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan upaya evakuasi tetap terus dilakukan”, terangnya.

BPBD Kabupaten Kupang saat ini menghimbau masyarakat Desa Tablolong untuk berani melakukan evakuasi secara mandiri guna meminimalisir dampak terburuk saat banjir Rob terjadi.

“Kita harus siaga, kita harus waspada jangan lengah karna menurut prediksi BMKG, gelombang laut tinggi terjadi yang diakibatkan oleh siklon Talian hingga tanggal 9 Februari nanti”, pungkasnya.

Banjir Rob Landa Desa Tablolong. BPBD Kabupaten Kupang Lakukan Tanggap Darurat Bencana
Foto: kondisi pesisir Desa Tablolong saat banjir Rob terjadi.

Baca Juga :  Bupati Kupang Apresiasi Aksi Sosial Panitia Paskah 2026 di Desa Tablolong: "Ini Wujud Nyata Cinta Lingkungan"

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru