Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 1.000 pekerja rentan di berbagai desa wilayah Kecamatan Kupang Barat, dengan Desa Kuanheun sebagai salah satu fokus utamanya.
“Bagi kami, keberhasilan program CSR tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi sejauh mana program tersebut mampu menciptakan dampak jangka panjang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas pihak manajemen PT TOM.
Keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi erat antara PT TOM dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS Naker) Nusa Tenggara Timur. Sinergi ini memastikan perlindungan yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan jaminan riil saat risiko sosial seperti kecelakaan kerja atau kematian terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui bantuan santunan sebesar Rp42 juta, beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan dapat terukur dan teringankan. Di sisi lain, jaminan beasiswa S1 bagi dua anak ahli waris memastikan impian pendidikan mereka tetap terjaga tanpa terputus kendala finansial.
PT TOM percaya bahwa kepedulian, kolaborasi, dan keberlanjutan adalah tiga pilar utama dalam membangun masyarakat yang mandiri dan terlindungi.
Ke depan, perusahaan bersama pemerintah desa dan BPJS Ketenagakerjaan NTT berkomitmen untuk terus meluaskan jangkauan program ini agar semakin banyak pekerja rentan di Kupang Barat yang terlindungi.
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















