MATARAM, ATN – PT Jasa Raharja (Persero) bergerak cepat memastikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi para penumpang kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang mengalami insiden kebakaran di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (12/8/2026) dini hari.
KMP Putri Yasmin milik PT JEMLA Ferry tersebut sedang berlayar dari Pelabuhan Padangbai menuju Lembar ketika api mulai berkobar sekitar pukul 04.15 WITA.
Proses evakuasi penumpang dilakukan secara cepat dengan bantuan dari berbagai pihak dan kapal yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan pendataan awal sementara, para penumpang dievakuasi menggunakan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapal Basarnas: 92 orang
Port Link II (menuju Pelabuhan Padangbai): 35 orang
Kapal Angkatan Laut (TNI AL): 19 orang
Kapal wisata: 3 orang
Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, menegaskan bahwa tim Jasa Raharja NTB langsung turun ke lapangan setelah menerima informasi untuk berkoordinasi dengan Basarnas, ASDP Lembar, Polair, serta instansi terkait lainnya.
“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh korban memperoleh perlindungan dan haknya secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ariyandi.
Hingga Rabu (12/8), tercatat insiden ini mengakibatkan 1 korban meninggal dunia dan 11 korban luka-luka. Korban luka-luka saat ini telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Provinsi NTB, RS Tripat, dan PKM Jakem.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















