Skala Guncangan dan Pemantauan Gempa Susulan
Guncangan gempa bumi ini dirasakan kuat di sejumlah kota dan kabupaten di NTT serta wilayah sekitarnya:
Skala V – VI MMI: Terasa hebat hingga membuat sebagian besar warga terkejut dan berlari keluar rumah, khususnya di Wolowae (Kabupaten Nagekeo), Kota Bajawa, Kota Ende, Kota Borong, dan Kota Ruteng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Skala III – IV MMI: Dirasakan nyata di kawasan Maumere, Larantuka, Labuan Bajo, Adonara, Lembata, hingga daerah sekitar Sumba dan Kepulauan Selayar.
Hingga beberapa jam setelah gempa utama, sistem pemantauan BMKG mencatat puluhan aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks) dengan rentang magnitudo 3,6 hingga 6,2 M.
Himbauan BMKG Kepada Masyarakat
Ia juga menjelaskan meski peringatan tsunami telah diakhiri, BMKG memastikan akan terus memantau aktivitas gempa susulan serta fluktuasi tinggi muka air laut secara real-time di seluruh stasiun tide gauge.
Masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk:
Tetap Tenang & Waspada: Jangan mudah terpengaruh oleh isu atau kabar bohong (hoaks) yang tidak jelas sumber perhitungannya.
Hindari Bangunan Retak: Memeriksa kelaikan dan keutuhan struktur bangunan tempat tinggal sebelum kembali ke dalam rumah untuk menghindari risiko runtuhan akibat gempa susulan.
Pantau Informasi Resmi: Hanya mempercayai informasi bencana terverifikasi melalui saluran resmi BMKG (Aplikasi InfoBMKG, situs web resmi bmkg.go.id, atau akun media sosial @infoBMKG).
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















