Oelamasi, AtlasNews.ID – Dalam upaya memberantas peredaran Narkoba di tingkat Desa, BNNP NTT melaksanakan monitoring dan evaluasi(Monev) Ketahanan Keluarga anti Narkoba berbasis sumber daya pembangunan di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang – NTT, selasa(05/12/2023).
Lia Novika Ulya, Koordinator Bidang Pencegahan Dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTT, dalam rangka menciptakan Desa Bersinar (Bersih Dari Narkoba) Implementasi aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sesuai arahan Presiden No 2 Tahun 2020, BNN terus bersinergi bersama Kementrian Desa untuk mensukseskan Program tersebut dalam pemberantasan peredaran Narkoba di tingkat desa dengan terus menggaungkan War On Drugs.
Hal Ini merupakan upaya mendorong peran aktif lingkungan desa ikut serta dalam kegiatan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemerintah tingkat paling bawah/perangkat RT dan RW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut Lia Novika Ulya bersama dengan para peserta kegiatan melakukan diskusi dalam membentuk Satuan Tugas/ kelompok kerja tingkat desa Oebelo dalam upaya aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di desa.
Program ini merupakan program unggulan BNNP NTT ungkap Lia Novika Ulya, yang bekerja sama dengan pemerintah tingkat desa, melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, tokoh muda dan seluruh stake holder di desa untuk membentuk satuan tugas. Dengan tujuan ciptakan desa Oebelo menjadi desa bersih dari narkoba.
“Pembentukan kelompok kerja merupakan rangkaian kegiatan yang telah kami koordinasikan dari awal bersama pemerintah desa Oebelo. Dari awal tahun 2023, kami sudah sosialisasi pencanangan Desa Bersih dari Narkoba(Bersinar) di desa Oebelo sebanyak tiga kali. Dan hari ini, kelompok kerja di bentuk,” Ungkapnya.
Lia Novika Ulya menjelaskan, dari hasil penelitian bahwa masyarakat yang jalankan pola hidup sehat cenderung menolak ajakan penggunaan dan penyalahgunaan narkoba.
“Karna itu kelompok kerja ini di bentuk. Dengan kepala desa sebagai ketua kelompok kerja maka koordinasi tingkat desa dalam upaya aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tetap berjalan baik karena Oebelo merupakan desa pinggiran kota. Selain itu kepala desa di bantu satuan kerja yang ada yang siap membantu lakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Ini tugas mulia, tanpa sepeserpun upah, karena upah kita ada di surga,” Terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Oebelo Marthen Halla mengatakan, permasalahan penyalahgunaan narkoba adalah hal yang tidak bisa hilang hanya dengan memberantas nya saja, namun perlu adanya edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat secara umum lewat kelompok kerja yang telah di bentuk.
Sosialisasi dan himbauan akan bahaya Narkoba bagi masyarakat sangat penting karena dengan begitu masyarakat dapat memiliki pemahaman yang sama akan adanya dampak negatif yang terjadi akibat dari penyalahgunaan Narkoba.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa permasalahan penyalahgunaan narkoba mempunyai dimensi yang luas dan kompleks, entah dari perspektif medis, psikiatri hingga ekonomi dan sebagainya,”Jelasnya.
Kedepan Marthen Halla berharap kelompok kerja ini dapat bersinergi bersama BNNP NTT untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkoba tingkat desa dan selalu pro aktif bekerja dalam satuan kerja yang telah di bentuk untuk ciptakan Oebelo Desa (Bersinar) bersih dari narkoba.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
















