Bupati Kupang Siapkan Langkah “Ekstrem”: Ancam Batalkan Pokir DPRD demi Gaji PPPK

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 132 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kupang, Yosef Lede, SH., saat berikan keterangan kepada awak media, Rabu (17/06)2026)

Foto: Bupati Kupang, Yosef Lede, SH., saat berikan keterangan kepada awak media, Rabu (17/06)2026)

• Pemotongan TPP: Melakukan kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) senilai Rp36 miliar.

Fokus Utama: Beban Gaji PPPK

Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa seluruh langkah penyesuaian anggaran ini dilakukan dengan satu tujuan utama, yakni mengurangi beban fiskal daerah guna menutupi kebutuhan gaji PPPK yang mendesak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemenuhan hak pegawai adalah prioritas yang tidak bisa ditawar, terlebih di tengah keterbatasan ruang fiskal APBD Kabupaten Kupang saat ini.

“Kami akan terus mengedepankan diplomasi dengan pemerintah pusat. Namun, jika jalan buntu terjadi, langkah ekstrem ini adalah konsekuensi logis yang harus diambil demi keberlangsungan kesejahteraan pegawai, khususnya PPPK di Kabupaten Kupang,” tegas Bupati Yosef Lede.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Kupang terkait rencana pembatalan dana Pokir maupun penyesuaian DPA yang disampaikan oleh Bupati. Publik kini menanti langkah selanjutnya, apakah diplomasi akan membuahkan hasil atau kebijakan “ekstrem” tersebut akan segera direalisasikan.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi Merah Putih. Pastikan 177 Unit Terbentuk

Berita Terkait

Pesisir Bolok-Semau Tercemar Oli Bangkai Kapal, Absalom Buy Desak PT Nusalindo Ganti Kerugian 
Menepis Tudingan ‘Gali Lubang’, Fraksi Gerindra Dukung Wacana Pinjaman Daerah Oleh Bupati Kupang 
Laut Kupang Barat Tercemar Tumpahan Minyak MV Kuala Mas. Jan Windy: Perusahaan Jangan Lepas Tangan!!!!
Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan dan SWDKLLJ, Jasa Raharja Gandeng Kementerian PANRB
Absalom Buy Siap Kawal Potensi Rumput Laut Pasca Kunjungan Jokowi ke Pantai Oesina
Tumpahan Oli dan Solar di Perairan Bolok Libas Pesisir Kupang Barat, Produksi Mutiara PT TOM Terancam
3 Calon Perangkat Desa Ikuti Seleksi Tertulis, Kepala Desa Oebelo Pastikan Transparansi
Soal Wacana Pinjaman Daerah.!! Mesak Mbura: Jangan Alergi Utang, Ini Solusi Akselerasi Pembangunan!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:35 WITA

Pesisir Bolok-Semau Tercemar Oli Bangkai Kapal, Absalom Buy Desak PT Nusalindo Ganti Kerugian 

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:52 WITA

Menepis Tudingan ‘Gali Lubang’, Fraksi Gerindra Dukung Wacana Pinjaman Daerah Oleh Bupati Kupang 

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:21 WITA

Laut Kupang Barat Tercemar Tumpahan Minyak MV Kuala Mas. Jan Windy: Perusahaan Jangan Lepas Tangan!!!!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan dan SWDKLLJ, Jasa Raharja Gandeng Kementerian PANRB

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:55 WITA

Absalom Buy Siap Kawal Potensi Rumput Laut Pasca Kunjungan Jokowi ke Pantai Oesina

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:22 WITA

3 Calon Perangkat Desa Ikuti Seleksi Tertulis, Kepala Desa Oebelo Pastikan Transparansi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:33 WITA

Soal Wacana Pinjaman Daerah.!! Mesak Mbura: Jangan Alergi Utang, Ini Solusi Akselerasi Pembangunan!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:26 WITA

Jokowi Tinjau Sentra Rumput Laut di Pantai Oesina, Bawa Solusi Bibit Unggul dan Akses Pasar untuk Petani NTT

Berita Terbaru