Di Balik Suksesnya Prosesi: Sebuah Kesaksian Tentang Lelah, Air Mata, dan Kesetiaan yang Tak Putus

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 12:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 144 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Di tengah riuh rendah langkah kaki ribuan pemuda yang memadati jalanan Kabupaten Kupang dalam perayaan Paskah 2026, ada satu sosok yang berdiri dengan mata berkaca-kaca.

Robby Radja, pria yang dipercayakan menahkodai kepanitiaan besar ini, tidak sekadar melihat sebuah pawai Prosesi kemenangan. Ia sedang melihat sebuah mukjizat yang dirajut dari sisa-sisa kekuatan yang hampir habis.

Bagi banyak orang, Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang tahun ini adalah sebuah kesuksesan estetis dan spiritual. Namun, di balik layar yang gemerlap, tersimpan narasi tentang pergumulan batin yang nyaris meruntuhkan semangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tuhan, Saya Tidak Sanggup Lagi”

Kalimat itu bukan sekadar kiasan. Robinson mengakui bahwa ada momen-momen gelap di mana beban di pundaknya terasa terlalu berat untuk ditanggung sendirian. Sebagai Ketua Panitia, ia dituntut untuk menjadi batu karang bagi rekan-rekannya tetap tegak meski diterjang ombak masalah koordinasi dan ekspektasi massa yang masif.

“Di balik senyum yang terlihat, ada lelah yang disembunyikan. Di balik keyakinan yang diucapkan, ada hati yang sempat goyah,” ungkap Robinson dengan jujur, kepada AtlasNews pada Rabu (15/04/2026).

Ia bercerita tentang malam-malam tanpa tidur, di mana pikiran terus berputar memikirkan detail-detail teknis yang belum rampung. Ada air mata yang jatuh dalam diam, sebuah bentuk pelepasan dari tekanan yang tak bisa ia tunjukkan di depan anggota panitia lainnya.

Baca Juga :  Rivan A. Purwantono Resmi Ditunjuk BUMN Sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga

Berita Terkait

CV Sharren Putri Mandiri Luncurkan ‘Kupang Emas’, Beras Premium Pertama Asli Kabupaten Kupang
Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional
Sinergi Jasa Raharja dan Satlantas Polres Rote Ndao Luncurkan Program PPKL di SMPN 2 Rote Barat Laut
Jasa Raharja Dorong Integrasi Data Lintas Instansi Guna Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan
Sepakat Dobrak Keterbatasan Anggaran, 2 Fraksi DPRD Kabupaten Kupang Setujui Pinjaman Daerah
Beras ‘Kupang Emas’: Simbol Kedaulatan Pangan dan Kebanggaan Baru Warga Kabupaten Kupang
Buka JPW Nekmese Cup II 2026, Bupati Kupang Cari “The Next Star” Lapangan Hijau!
Pembukaan JPW Nekmese Cup II 2026: Wadah Seleksi Pemain Menuju El Tari Memorial Cup

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:55 WITA

CV Sharren Putri Mandiri Luncurkan ‘Kupang Emas’, Beras Premium Pertama Asli Kabupaten Kupang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:42 WITA

Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:38 WITA

Sinergi Jasa Raharja dan Satlantas Polres Rote Ndao Luncurkan Program PPKL di SMPN 2 Rote Barat Laut

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:32 WITA

Jasa Raharja Dorong Integrasi Data Lintas Instansi Guna Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:43 WITA

Beras ‘Kupang Emas’: Simbol Kedaulatan Pangan dan Kebanggaan Baru Warga Kabupaten Kupang

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:30 WITA

Buka JPW Nekmese Cup II 2026, Bupati Kupang Cari “The Next Star” Lapangan Hijau!

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:12 WITA

Pembukaan JPW Nekmese Cup II 2026: Wadah Seleksi Pemain Menuju El Tari Memorial Cup

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Lawan Arus: Ketika Pelanggaran Maut Dinormalisasi Menjadi “Rutinitas”

Berita Terbaru