Fenomena Lawan Arus: Ketika Pelanggaran Maut Dinormalisasi Menjadi “Rutinitas”

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, ATN Banyak pengguna jalan barangkali sudah sangat akrab dengan situasi yang menjengkelkan sekaligu membahayakan.

Ketika sedang berkendara di jalur yang benar, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang memaksa melintas. Ironisnya, pemandangan mengerikan ini tidak hanya terjadi sekali atau dua kali, melainkan berulang hampir setiap hari di berbagai ruas jalan.

Saking terbiasanya masyarakat melihat fenomena ini, pelanggaran yang mengancam nyawa tersebut seolah-olah tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran hukum, melainkan sebuah rutinitas lalu lintas yang harus dimaklumi bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, setiap kali pengendara memutuskan untuk melawan arus, pada detik itu pula mereka sedang mengundang potensi kecelakaan yang siap mengintai kapan saja.

Dari Kota Hingga Pelosok: Krisis Disiplin yang Mewabah

Fenomena melawan arus ini bukanlah masalah kasuistik yang hanya terjadi di satu sudut jalan, melainkan penyakit kronis yang dijumpai di berbagai daerah, mulai dari kota-kota besar hingga ke pelosok daerah.

Di Kota Kupang misalnya, pemandangan memprihatinkan ini sangat kerap dijumpai di berbagai titik, seperti di kawasan Jalan Lingkar Luar Jalur 40 hingga sejumlah ruas jalan lainnya. 

Baca Juga :  Rapat Koordinasi FKLLJ: Sinergi untuk Mengurangi Risiko Kecelakaan di Kabupaten Sumba Barat

Berita Terkait

Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional
Sinergi Jasa Raharja dan Satlantas Polres Rote Ndao Luncurkan Program PPKL di SMPN 2 Rote Barat Laut
Jasa Raharja Dorong Integrasi Data Lintas Instansi Guna Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan
Sepakat Dobrak Keterbatasan Anggaran, 2 Fraksi DPRD Kabupaten Kupang Setujui Pinjaman Daerah
Beras ‘Kupang Emas’: Simbol Kedaulatan Pangan dan Kebanggaan Baru Warga Kabupaten Kupang
Buka JPW Nekmese Cup II 2026, Bupati Kupang Cari “The Next Star” Lapangan Hijau!
Pembukaan JPW Nekmese Cup II 2026: Wadah Seleksi Pemain Menuju El Tari Memorial Cup
Dukung Pendidikan dan Tekan Stunting, Reses Absalom Buy di SD GMIT Bolok Disambut Hangat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:42 WITA

Perkuat Kolaborasi, Jasa Raharja dan PMI Bangun Ekosistem Penanganan Darurat Kecelakaan Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:38 WITA

Sinergi Jasa Raharja dan Satlantas Polres Rote Ndao Luncurkan Program PPKL di SMPN 2 Rote Barat Laut

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:32 WITA

Jasa Raharja Dorong Integrasi Data Lintas Instansi Guna Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:06 WITA

Sepakat Dobrak Keterbatasan Anggaran, 2 Fraksi DPRD Kabupaten Kupang Setujui Pinjaman Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:43 WITA

Beras ‘Kupang Emas’: Simbol Kedaulatan Pangan dan Kebanggaan Baru Warga Kabupaten Kupang

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:12 WITA

Pembukaan JPW Nekmese Cup II 2026: Wadah Seleksi Pemain Menuju El Tari Memorial Cup

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Lawan Arus: Ketika Pelanggaran Maut Dinormalisasi Menjadi “Rutinitas”

Senin, 13 Juli 2026 - 22:59 WITA

Dukung Pendidikan dan Tekan Stunting, Reses Absalom Buy di SD GMIT Bolok Disambut Hangat

Berita Terbaru