“Dominasi masih pada kendaraan bermotor roda dua, dengan penyebab utama seperti fatigue driving atau kelelahan pengemudi, karena jarak perjalanan yang panjang di atas 6–7 jam serta kondisi kendaraan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengoptimalkan kesiapan petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan serta memastikan proses penyerahan santunan berjalan tepat waktu.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada sisa periode arus balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan akan terus memantau hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran dari perjalanan masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian, kementerian, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor kunci dalam menjaga arus balik yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan.

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















