Survei dilanjutkan ke KM 152 yang menjadi titik pertemuan Tol Cipali dengan Tol Cisumdawu untuk menerima penjelasan dari Dirlantas POLDA Jawa Barat, lalu menuju ke Command Center di KM 188.
Rombongan melanjutkan perjalanan ke KM 236 yang menjadi perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, lalu menuju Kawasan Wisata Guci untuk meninjau dan mendapatkan penjelasan dari Dirlantas POLDA Jawa Tengah, Perjalanan berakhir di kota Semarang, Jawa Tengah.
Kakorlantas POLRI BRIGJEN Agus Suryonugroho mengatakan bahwa Korlantas POLRI telah bersiap merumuskan berbagai skenario dan alternatif untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan, termasuk pengaturan lalu lintas seperti one way lokal dan rekayasa lalu lintas lainnya dari Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami memprediksi kemungkinan adanya lonjakan jumlah kendaraan pada tahun ini. Jasa Raharja juga sudah memperhitungkan betul tentang langkah-langkah pelebaran jalan, fungsi tol lainnya untuk bisa menampung pengalihan arus, dan lain sebagainya. Kami masih minta saran dan masukan terus untuk bisa merumuskan langkah-langkah yang tepat bersama-sama, baik itu alternatif pertama dan alternatif kedua”, jelas Agus.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan kelancaran Operasi Ketupat 2025.
“Persoalan-persoalan tahun lalu telah dievaluasi, dan prediksi ke depan telah kami siapkan dengan langkah-langkah strategis. Kami tidak hanya berfokus pada jalan tol, tetapi juga jalur alternatif, jalan nasional, hingga jalur di tingkat kabupaten. Komunikasi dan kolaborasi sangat diperlukan, agar pada H- sekian, kita sudah satu langkah merumuskan alternatif dan menerapkannya. Tidak ada yang paling hebat, semuanya hebat. Tidak ada yang punya peran paling besar, semuanya punya peran”, tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















