“Kalau tahun lalu dan tahun ini kita hanya buka di sekitar wilayah Amarasi, tahun depan kita buka tingkat kabupaten agar lebih meriah,” ujar Jan Windy optimistis.
Ia menjelaskan bahwa turnamen ini didedikasikan untuk memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak muda lokal guna menampilkan bakat terbaik mereka, sekaligus menjadi wadah seleksi pemain berkualitas.
Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede, dalam sambutannya memberikan penekanan penting mengenai integritas pertandingan. Ia mengingatkan panitia dan wasit agar menjalankan tugasnya secara jujur dan adil tanpa keberpihakan, demi mencegah terjadinya kekacauan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap JPW Cup Kedua ini dapat berjalan dengan baik. Melahirkan juara yang mestinya dia juara! Jangan melahirkan juara berdasarkan rekayasa atau kepentingan karena panitianya suka tim yang ini atau yang itu. Itu tidak boleh,” tegas Yosef.
Sebagai mantan Manajer PSK Kabupaten Kupang, Yosef Lede mengungkapkan bahwa turnamen JPW Cup II ini akan dipantau ketat untuk menyeleksi pemain-pemain terbaik.
Mereka yang terpilih akan direkrut untuk mewakili PSK Kabupaten Kupang di ajang bergengsi El Tari Memorial Cup (ETMC) 2026 yang akan digelar di Manggarai Timur sekitar bulan September atau Oktober mendatang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















