Pembahasan tersebut difokuskan pada penajaman ruang lingkup kolaborasi, yang meliputi:
- Penguatan layanan kegawatdaruratan bagi korban kecelakaan.
- Edukasi keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi kendaraan bermotor.
- Pengembangan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia.
- Penguatan kesiapsiagaan serta aksi kemanusiaan.
- Tata kelola dan perlindungan data.
Pertemuan lanjutan tersebut turut ditinjau langsung oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, yang menyambut baik inisiatif kerja sama antar kedua lembaga ini. Melalui jaringan relawan PMI yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mempercepat respons darurat bagi korban kecelakaan, tetapi juga memperluas edukasi keselamatan berkendara secara nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















