Kecepatan dan efisiensi dalam pelayanan tersebut tidak lepas dari penguatan transformasi digital yang terus dilakukan perusahaan.
Salah satu inovasi utama adalah integrasi layanan melalui aplikasi JRCare yang menghubungkan sistem Jasa Raharja dengan 2.841 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Integrasi ini memungkinkan proses penjaminan bagi korban luka-luka berjalan lebih cepat dan sederhana, sehingga korban dapat segera mendapatkan penanganan medis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dampak positif transformasi ini juga terlihat pada peningkatan kecepatan pelayanan, di mana rata-rata penyelesaian santunan meninggal dunia kini dapat dilakukan dalam waktu 1 hari 5 jam, sementara penerbitan guarantee letter bagi korban luka-luka rata-rata selesai dalam 4 hari 8 jam.
Selain pelayanan santunan, Jasa Raharja juga mengarahkan transformasi digitalnya untuk memperkuat strategi keselamatan transportasi berbasis data.
Hingga Mei 2026, perusahaan telah melaksanakan 3.354 program keselamatan transportasi, termasuk edukasi keselamatan, pelatihan safety riding, hingga pemetaan daerah rawan kecelakaan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas.
“Keberhasilan Jasa Raharja tidak hanya diukur dari cepatnya santunan disalurkan, tetapi juga dari kontribusi kami dalam menurunkan risiko kecelakaan melalui edukasi, kolaborasi, dan penguatan budaya keselamatan transportasi,” pungkas Awaluddin.
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















