Pj. Gubernur juga menitikberatkan beberapa point, diantaranya :
1. Tantangan dan Peran Mahasiswa Unhan mengahadapi isu-isu krusial di NTT_
Dalam paparan tersebut, Andriko menggarisbawahi berbagai persoalan yang masih dihadapi NTT, antara lain kemiskinan, kemiskinan ekstrem, dan stunting. Ia mengajak mahasiswa Unhan untuk berperan aktif dalam mengatasi tantangan ini melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mahasiswa Unhan adalah agen perubahan. Saya berharap kalian tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menjadi bagian dari solusinya”, tegas Andriko.
2. Potensi Blue Food di NTT_
Pj. Gubernur juga membahas potensi besar NTT dalam mengembangkan pangan biru (blue food), seperti rumput laut dan hasil perikanan. Ia menyebut, sektor ini dapat menjadi alternatif yang ramah lingkungan dan mendukung ketahanan pangan di tengah meningkatnya tekanan terhadap lahan pertanian.

3. Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terpadu (GKP2ST)_
Dalam kesempatan itu, Andriko memaparkan program unggulan Pemprov NTT yang Ia gagas, yakni Gerakan Kemanusiaan Percepatan Penanganan Stunting Terpadu (GKP2ST). Dimana ia menekankan pentingnya pola asuh oleh orang tua dalam memastikan gizi dan tumbuh kembang anak terpenuhi secara optimal.
“GKP2ST bertujuan mengedukasi keluarga agar menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting”, jelasnya.
4. Dukungan bagi Generasi Agripreneur_
Gubernur Andriko juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menjadi agripreneur yang sukses. Menurutnya, pemuda harus memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan teknologi untuk menciptakan peluang usaha di sektor pertanian dan pangan.
“Kalian adalah masa depan NTT. Jadilah inovator yang membawa perubahan nyata bagi kemajuan daerah ini”, katanya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















