Dari berbagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan dan angka fatalitas dari korban kecelakaan, PT Jasa Raharja mencatat tren positif dalam penurunan angka kecelakaan pada tahun 2023-2024, dengan Jawa Timur dan Jawa Tengah menjadi provinsi peringkat pertama dan kedua.
“Saya mengucapkan terima kasih bahwa sistem pendataan korban dengan interoperabilitas atau sinergi yang sangat baik menggunakan IRSMS maupun DORS dapat mempercepat pelayanan. Jadi pelaksanaan digital sudah sangat bisa kita lakukan. Berdasarkan laporan, 508 polres dipastikan sudah bisa melaksanakan digital, dan akan berintegrasi dengan 2.694 rumah sakit di seluruh Indonesia”, jelas Rivan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait Operasi Ketupat 2025, PT Jasa Raharja telah melakukan banyak persiapan, salah satunya bersama dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho melakukan pengecekan jalur mudik dalam dua minggu terakhir menyusuri jalan tol dan jalan nasional di sepanjang pulau Jawa.
PT Jasa Raharja dapat memberi rekomendasi terkait jalan-jalan tol dan nasional yang harus diperbaiki, serta menyusun strategi preemtif dan preventif dengan menerapkan program-program keselamatan transportasi.
“Terima kasih kepada Bapak-Bapak Kapolda, karena saat ini dari 12 Polda telah turun jumlah black spot, bahkan 64 persen daerah yang sering terjadi kecelakaan juga dapat turun. Itu dipastikan karena melalui program social engineering yang memiliki 2.126 kegiatan, ini sudah dilakukan dengan sangat baik”, tambahnya.
Aspek lain yang disampaikan oleh Rivan dalam kesempatan ini adalah peran PT Jasa Raharja sebagai koordinator pelaksanaan program Mudik Gratis Kementerian/BUMN 2025.

Menurut Rivan, program yang berlangsung setiap tahun sangat bermanfaat bagi masyarakat karena dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk mudik dan menekan angka kecelakaan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















