Skema Bantuan Bergulir untuk Ketahanan Ekonomi Lokal
Guna memastikan asas keadilan dan keberlanjutan program, penyaluran 11 ekor bibit babi ini menerapkan sistem rantai bergulir (revolving system). Berdasarkan mekanisme yang disepakati, anak babi dari hasil kelahiran pertama induk bantuan wajib diserahkan kepada anggota kelompok masyarakat lain yang belum menerima bantuan.
Melalui sistem rotasi ini, manfaat dari alokasi anggaran Rp22,5 juta tersebut diproyeksikan akan melipatgandakan populasi ternak serta memperluas cakupan penerima manfaat di seluruh wilayah Kelurahan Oenesu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami dari pihak Kelurahan, ternak babi yang diberikan tidak berhenti di angka 11 ekor, tetapi terus berkembang pesat. Selain pertanian yang selama ini menjadi sektor unggulan di Kupang Barat, kami ingin peternakan babi ini menjadi opsi usaha sampingan yang tangguh untuk menopang ketahanan finansial dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga masyarakat Oenesu secara berkelanjutan,” pungkas Bonito Mooy.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















