Ia menilai Teldi Sanam memiliki rekam jejak yang kuat sebagai manajer PSK Kupang, klub kebanggaan Kabupaten Kupang yang telah meraih berbagai prestasi, termasuk tujuh kali menjuarai Turnamen El Tari Memorial Cup dan pernah berlaga di Liga 2 Nasional.
“Mengelola asosiasi sepak bola bukan sekadar keinginan, tetapi harus didasari hobi dan komitmen. Kita butuh pemimpin yang mau berkorban, bukan mencari keuntungan pribadi. Saya tahu betul kapasitas Pak Delisanam dalam hal ini”, tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menutup pernyataannya, Yohanes menyatakan bahwa dirinya akan tetap aktif mendukung pengembangan sepak bola di Kabupaten Kupang meskipun tidak lagi menjabat sebagai ketua. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada intimidasi dalam proses ini.
“Kalau ada yang merasa diintimidasi, mungkin mereka belum memahami proses ini. Semua berjalan sesuai aturan. Konsultasi dan pendekatan itu hal wajar dalam mencari dukungan,” jelasnya.
Kongres Askab PSSI Kabupaten Kupang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 12 April 2025. Dengan dukungan mayoritas yang sudah solid, Teldi Sanam hampir dipastikan akan menjadi Ketua Askab PSSI Kabupaten Kupang secara aklamasi. (*)

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















