Gol Penyeimbang dan Ketegangan di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, Oenale FC langsung mengambil inisiatif menyerang total untuk mengejar ketertinggalan. Dimotori oleh pergerakan aktif Andika Patola dan Adrian Perdana di lini tengah, lini belakang PS Kabupaten Kupang dipaksa bekerja ekstra keras menahan gempuran demi gempuran.
Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan anak-anak Oenale FC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti, pemain bernomor punggung 18, Inosensius Saverius Ati, sukses melepaskan eksekusi matang yang tak mampu dijangkau penjaga gawang, membuat papan skor berubah menjadi sama kuat 1-1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selepas gol penyama kedudukan, tensi pertandingan kian memanas. Kedua tim saling bergantian menciptakan peluang berbahaya untuk memenangkan pertandingan. PS Kabupaten Kupang nyaris mengembalikan keunggulan lewat eksekusi tendangan bebas indah dari sang kapten, Jenderal Kapitan. Sayang, bola sepakannya mandek setelah kembali membentur mistar gawang Oenale FC.
Di sisi lain, Oenale FC juga menebar ancaman melalui aksi-aksi individu Syukur Kasim dan Ivandra. Akan tetapi, disiplin tinggi barisan pertahanan serta ketangguhan penjaga gawang dalam membaca arah bola membuat gawang kedua tim aman dari kebobolan tambahan hingga waktu normal berakhir. Kedudukan imbang 1-1 menutup jalannya pertandingan penentuan ini.
Evaluasi Pelatih dan Tekad Menatap Babak 16 Besar
Usai pertandingan, Pelatih Kepala PS Kabupaten Kupang, Jumardi Labuka, mengapresiasi kerja keras luar biasa yang ditunjukkan oleh para pemainnya yang tampil habis-habisan (all out) di tengah keterbatasan materi pemain.
“Jadi tadi hasil yang maksimal. Artinya kita cari intisarinya kita jangan kalah. Anak-anak main di sana semua all out. Artinya kita harus hasil seri, kita lolos runner-up. Jadi untuk pertandingan ke depan itu kita perbaiki kelemahan-kelemahan yang terjadi tadi. Kita evaluasi supaya jangan akan terjadi seperti tadi lagi,” ujar Jumardi.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















