Penjaga gawang PS Kabupaten Kupang, Mardi Koliham, juga tampil cemerlang di menit ke-30 dengan memepis tendangan keras penyerang Tribrata FC. Tak kalah mengancam, Kristian Ora lewat skema tendangan pojok di menit ke-31 serta aksi winger Brozio Fanggidae pada menit ke-35 hampir membobol gawang lawan. Hingga turun minum, skor kaca mata 0-0 tetap bertahan.
Laga Sengit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Tribrata FC melakukan penyegaran pemain untuk merebut kembali kendali lini tengah. Perubahan skema ini membuat Crespo Halle dan jajaran winger Tribrata FC kembali leluasa menebar ancaman ke jantung pertahanan PS Kabupaten Kupang yang dikawal duet Kim dan Endo Bataona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gempuran bertubi-tubi tersebut akhirnya membuahkan hasil bagi Tribrata FC pada menit ke-57. Memanfaatkan umpan lambung dari lini tengah, Alvin Bhay (8) yang merangsek masuk ke kotak penalti sukses menyontek bola melewati Mardi Koliham yang sudah terlanjur keluar dari sarangnya. Skor berubah 1-0.
Tersengat gol lawan, PS Kabupaten Kupang langsung merespons. Menit ke-59, Jendra Kapitan nyaris menyamakan kedudukan melalui skema tendangan bebas terukur, namun bola melengkung tersebut masih sanggup ditepis kiper Tribrata FC.
Asyik menyerang, PS Kabupaten Kupang justru kembali kecolongan pada menit ke-74 lewat eksekusi terukur Gianny Atok ke pojok kanan gawang. Tribrata FC memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Tak butuh waktu lama, semangat juang PS Kabupaten Kupang membuahkan hasil semenit berselang. Pada menit ke-75, Jumarvel Tabusan melepaskan tendangan spekulasi keras dari luar kotak penalti yang merobek jala Tribrata FC, mengubah skor menjadi 2-1.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















