Di sisa waktu pertandingan, beberapa pergantian pemain dilakukan Jumardi Labuka untuk mengejar ketertinggalan. Eksekusi bola-bola mati dari Jendra Kapitan kerap merepotkan pertahanan lawan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Tribrata FC tetap tidak berubah.
Laga Hidup Mati di Pertandingan Pamungkas
Hasil ini mengantarkan Tribrata FC kokoh di puncak klasemen sementara Grup D dengan koleksi 6 poin sempurna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, kekalahan ini tidak menutup langkah PS Kabupaten Kupang. Tim asuhan Jumardi Labuka masih bertahan di peringkat kedua klasemen dengan raihan 3 poin, unggul dalam produktivitas gol atas Oenale Rote Ndao FC.
Pada laga perdana, PS Kabupaten Kupang menang atas Perseken FC dengan skor telak 5-0.
Skenario lolos ke babak 16 besar kini bergantung pada laga pamungkas. PS Kabupaten Kupang dipastikan bakal melakoni ‘laga hidup mati’ berlanjut melawan Oenale Rote Ndao FC untuk memperebutkan satu tiket tersisa dari Grup D.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















