Melki Laka Lena mengaku bahagia bisa berkesempatan menemui para penyintas. Bahkan tanpa direncanakan bisa langsung bertemu Bapa Uskup Larantuka Mg. Frans Kopong Kung, Pr.
Seperti diberitakan, Melki Laka Lena mengatakan, material erupsi juga mengarah ke Kabupaten Sikka bahkan ke sejumlah wilayah arah barat Pulau Flores.
Melihat dan merasakan banyak warga yang terkena dampak, Melki mengaku akan terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk memastikan penanganan bencana berjalan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mencermati, melihat, dan merasakan langsung situasi lapangan seperti umumnya, bencana. Ada yang harus kita tanggap darurat hari ini, nanti ada tahap rekonstruksi lagi agar memastikan seluruh korban bisa memulai kehidupan dengan normal. Itu yang nanti kita buat kerjasama dengan berbagai pihak”, ujar Melki di sela-sela kunjungannya.
Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang memimpin langsung rapat dari Amerika untuk penanganan korban bencana, termasuk kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beberapa hari lalu.

Data pengungsi yang diterima wartawan, sejumlah 12.366 warga pengungsi sementara ini masih mengamankan diri di tempat aman.
Pemerintah menyiapkan enam posko bagi pengungsi. Posko Desa Konga ada 1.825 jiwa, Posko Bokang Wolomatang 764 jiwa, Posko Lewolaga 1.669 jiwa, Posko Eputobi 1.046 jiwa, Posko Kobasoma 690 jiwa, dan Posko Ile Gerong 394 jiwa.
Sementara pengungsi mandiri di Flores Timur berdasarkan kecamatan, terdata Kecamatan Ile Mandiri 145 jiwa, Larantuka 672 jiwa, Ile Bura 177 jiwa, dan Wulanggitang 1.506 jiwa.
Kemudian Kecamatan Lewolema 65 jiwa, Titehena 864 jiwa, Demon Pagong 331 jiwa, Pulau Solor 18 jiwa, dan Pulau Adonara 91 jiwa. Untuk pengungsi di Sikka, tertera dalam data itu, jumlah pengungsinya sebanyak 2.109 jiwa. (*)
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe

















