Warga Desa Tuakau, Tewas Tersambar Petir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 November 2023 - 01:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 91 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oelamasi, AtlasNews.ID – Seorang warga Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur tewas tersambar petir yang terjadi hari Selasa (28/11/2023) petang.

Korban yang merupakan salah satu mahasiswi pada salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang ini, bernama lengkap Venty Yumelda Nakluy (28) tahun merupakan warga RT 10 RW 005 Dusun III Trans Bisolo Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H membenarkan adanya kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Ya benar, kejadiannya sore tadi sekitar jam 15.00 Wita di Pantai Trans Bisolo Desa Tuakau, ” terangnya.

Menurut AKBP Agung kejadian tersebut bermula sekitar pukul 12.00 Wita saat Korban bersama anaknya Jufraden Nenobahan (9) pergi ke Pantai Trans Bisolo untuk mencari biji Legundi ( tanaman yang hidup di pasir).

Sekitar pukul 15.00 Wita terjadi hujan lebat disertai petir dilokasi tersebut. Anak korban Jufraden berlari mencari tempat perlindungan yang tak jauh dari lokasi tersebut, sedangkan korban masih tetap mencari biji Legundi.

Selang beberapa menit kemudian hujan semakin lebat disertai petir. Anak korban berteriak memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Ia pun segera mencari tahu keberadaan korban dan menemukan korban dalam keadaan terbaring dan tidak bernyawa lagi.

Selanjutnya ia mencari bantuan kepada warga sekitar dengan menemui Yesua Selle dan melaporkan perihal ibunya yang sudah tidak bernyawa lagi.

Dari Yesua informasi tersebut diteruskan kepada warga dan melaporkannya ke Pos Pol Barate. Pukul 17.00 Wita anggota Pospol Aipda Jun Bonbalan bersama petugas medis dari Puskesmas Poto menuju TKP dan memeriksa keadaan korban.

Warga Desa Tuakau, Tewas Tersambar Petir
Foto: korban sambaran petir.

Sesuai hasil pemeriksaan medis yang dipimpin dr. Helmi Nuban, korban murni tersambar petir dan sudah tidak bernyawa lagi.

Oleh keluarga, kematian korban merupakan sebuah musibah dan tidak memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Korban saat ini sudah disemayamkan dirumah duka di Desa Tuakau Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang.

” Kami menghimbau kepada warga untuk mengantisipasi adanya petir maupun bahaya lainnya yang terjadi pada musim penghujan diwilayah Kabupaten Kupang, ” tutup Kapolres Agung. (*)

Baca Juga :  Jelang HUT RI Ke- 79, Plt. Camat Amfoang Selatan Gelar Aneka Lomba

Sumber Berita : Tribratanewskupang.com

Berita Terkait

Menuju Oesao Maju: Adhi Tuka Usung Program Pangan hingga Kebangkitan Sepak Bola
Peringatan Keras Bupati Kupang: Jika Terjadi PSU Pilkades 2026, Camat hingga Panitia Wajib Ganti Rugi Anggaran!
Bupati Kupang Tegaskan Sanksi Diskualifikasi Bagi Pelanggar Pilkades 2026: “Jabatan Itu Anugerah, Jangan Memaksa!”
Kuota Sapi Melonjak, PAD Ternak Kabupaten Kupang Berpeluang Tembus Rp4 Miliar 
Tragedi Bus Pariwisata di Tol Ngawi-Solo: Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Biaya Perawatan dan Santunan Korban
Tragedi Tol Ngawi-Kertosono: Hiace Tabrak Truk Tronton, Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Korban  
Sambil Olahraga Dapat Diskon Pajak! Samsat Keliling Sapa Warga di CFD Kupang, Diskon PKB Tembus 75%  
SNT 10 Kupang Siap Ground Breaking November: Lahan Clear, 80 Siswa Siap Huni Gedung Baru di TA 2027/2028

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Menuju Oesao Maju: Adhi Tuka Usung Program Pangan hingga Kebangkitan Sepak Bola

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:15 WITA

Peringatan Keras Bupati Kupang: Jika Terjadi PSU Pilkades 2026, Camat hingga Panitia Wajib Ganti Rugi Anggaran!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Bupati Kupang Tegaskan Sanksi Diskualifikasi Bagi Pelanggar Pilkades 2026: “Jabatan Itu Anugerah, Jangan Memaksa!”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:51 WITA

Kuota Sapi Melonjak, PAD Ternak Kabupaten Kupang Berpeluang Tembus Rp4 Miliar 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:41 WITA

Tragedi Bus Pariwisata di Tol Ngawi-Solo: Jasa Raharja Bergerak Cepat Jamin Seluruh Biaya Perawatan dan Santunan Korban

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:30 WITA

Sambil Olahraga Dapat Diskon Pajak! Samsat Keliling Sapa Warga di CFD Kupang, Diskon PKB Tembus 75%  

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:45 WITA

SNT 10 Kupang Siap Ground Breaking November: Lahan Clear, 80 Siswa Siap Huni Gedung Baru di TA 2027/2028

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:09 WITA

Tumbang dari Tribrata FC, Asa PS Kabupaten Kupang Tembus 16 Besar Tetap Terbuka Lebar!

Berita Terbaru