Dugaan Anggaran Ganda, Pelaksanaan Reses dan Pansus LKPJ di DPRD Kabupaten Kupang Dipertanyakan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 286 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Kupang, ATN Pelaksanaan agenda Reses dan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Kupang yang digelar secara bersamaan kini menuai sorotan.

Langkah lembaga legislatif tersebut memicu dugaan adanya potensi pemborosan anggaran atau anggaran ganda (double budget).

Seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan urgensi dari penggabungan dua agenda besar tersebut dalam satu waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tumpang tindih jadwal ini sangat rawan disalahgunakan dari sisi pertanggungjawaban keuangan daerah.

Potensi anggaran ganda dalam kasus ini umumnya merujuk pada dua komponen utama seperti Biaya Perjalanan Dinas (SPPD) dan Uang Representasi dan operasional.

“Anggota dewan mendapatkan biaya perjalanan dinas untuk turun ke daerah pemilihan (Dapil) saat masa reses. Di saat yang sama, jika mereka melakukan peninjauan lapangan sebagai bagian dari Pansus LKPJ, maka terdapat pos anggaran serupa yang dialokasikan. Setiap kegiatan (Reses maupun Pansus) memiliki pagu anggaran masing-masing yang mencakup biaya transportasi, konsumsi, dan tunjangan lainnya. Jika dilakukan bersamaan di satu lokasi, namun dipertanggungjawabkan secara terpisah (dua kuitansi untuk satu perjalanan), hal ini masuk dalam kategori duplikasi anggaran,” ujar sumber, pada Jumat, (17/04/2026) di Desa Oebelo.

Lebih lanjut sumber mengungkapkan, secara administratif dan hukum, praktik ini memiliki risiko tinggi jika tidak dikelola dengan transparan.

Baca Juga :  Misi Kemanusiaan! Uskup Larantuka dan Melki Laka Lena Bertemu di Posko Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki

Berita Terkait

Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur
Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan
Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara
24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas
Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab
Jasa Raharja Dukung Peluncuran Agen Pajak di Kupang Tengah demi Optimalkan PAD
Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi
Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:02 WITA

Kontras Pahit di Bumi Takari: Taipan Keruk Kekayaan, Rakyat Menanam Debu dan Lumpur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:25 WITA

Jasa Raharja TTU Gelar Rapat FKLL, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Keselamatan Jalan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:16 WITA

Jasa Raharja Verifikasi Ahli Waris Korban Kecelakaan di Timor Tengah Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00 WITA

24 Warga Desa Oenaek Terima BLT Dana Desa, Camat Kupang Barat Ingatkan Skala Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:19 WITA

Perkuat Sinergi, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat TTS Gelar Apel Kendaraan Dinas Pemkab

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:34 WITA

Jasa Raharja NTT Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Penguatan Sinergi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:53 WITA

Absalom Buy Apresiasi Perhatian Bupati Kupang Terhadap Modernisasi Pertanian

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:24 WITA

Dibalik Dinginnya Sengketa KIB: Absalom Buy Puji “Jurus Cepat” Bupati Kupang

Berita Terbaru