Korban Serangan Buaya di Kupang Barat Bertambah, Ini Imbauan BBKSDA!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 322 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi buaya (red)

Foto: ilustrasi buaya (red)

Kupang, AtlasNews Serangan buaya muara di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, tepat nya di danau Tuadale kini kembali memakan korban. kali ini menimpa seorang nelayan bernama Oskar Loluk.

Warga Dusun II, Desa Lifuleo ini mendapat serangan buaya saat melakukan kegiatan menjaring ikan di danau Tuadale.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTT, Arief Mahmud kepada media ini mengkonfirmasi kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, kejadian serangan buaya kembali terjadi di lokasi yang sama yakni di danau Tuadale tadi pagi dan satu korban alami luka di pergelangan tangan kanan”, ujar Arief Mahmud, lewat panggilan telepon pada Selasa (18/03) pagi.

Pada kesempatan tersebut Arief Mahmud menghimbau agar masyarakat tetap berhati hati saat melakukan aktifitas di sekitar danau Tuadale.

Dikatakan Arief Mahmud, danau Tuadale yang berlokasi di Desa Lifuleo tersebut merupakan lokasi Konservasi dan juga merupakan habitat buaya muara.

“Danau Tuadale bukan merupakan lokasi untuk mencari ikan atau berwisata tetapi itu merupakan lokasi Konservasi, dan kami telah memasang papan informasi larangan beraktivitas di sekitar danau”, ungkapnya.

Ia juga menghimbau masyarakat Desa Lifuleo untuk melakukan kegiatan seperti memancing, menebar jala di luar lokasi danau Tuadale mengingat resiko serangan buaya bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga :  Gelar Musdes! Pemerintah Desa Lifuleo Tetapkan APBDes Tahun 2026

Berita Terkait

RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa
Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026
Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas
Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang
Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat
Dugaan Mark-up Bahan Baku dan Monopoli Supplier MBG di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Diminta Turun Tangan.!!!
Tertib Administrasi dan Optimalisasi Aset Daerah, Apel Kendaraan Dinas Digelar di Sumba Barat
Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:55 WITA

RAT Kopdes Merah Putih Oebelo 2026: Ajang Peningkatan Kesejahteraan Desa

Jumat, 24 April 2026 - 20:48 WITA

Pastikan Masyarakat Lebih Aman Saat Lebaran, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi di Operasi Ketupat 2026

Jumat, 24 April 2026 - 20:44 WITA

Perkuat Sinergi Keselamatan Transportasi, Forum FKLLJ Bahas Jaminan Keselamatan Penumpang dan Pencegahan Laka Lantas

Jumat, 24 April 2026 - 20:38 WITA

Perkuat Perlindungan Dasar, Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS dengan RS Kartini Kupang

Jumat, 24 April 2026 - 20:34 WITA

Jamin Pelayanan Korban Laka Lantas, PKS dengan RS Leona Noelbaki Diperkuat

Kamis, 23 April 2026 - 20:21 WITA

Tertib Administrasi dan Optimalisasi Aset Daerah, Apel Kendaraan Dinas Digelar di Sumba Barat

Kamis, 23 April 2026 - 18:53 WITA

Sinergi Bangun Sektor Pertanian: Absalom Buy Pantau Panen Jagung 20 Ton di Boneana

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Libatkan Komunitas Ojol, Korlantas Polri dan Jasa Raharja Dorong Peran Aktif Pengemudi dalam Menekan Risiko Kecelakaan

Berita Terbaru