Maknai Kelahiran Yesus Kristus, Pemdes Sumlili Gelar Perayaan Natal Oikumene 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Him Mone Editor : Redaksi Dibaca 192 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, ATN Pemerintah Desa (Pemdes) Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, menggelar Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025, bertempat di halaman kantor Desa Sumlili, Rabu (07/01/2026) petang.

Pada perayaan Natal Oikumene tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang merepresentasikan pentingnya peran keluarga melalui pembangunan fondasi iman, kasih, dan pembentukan karakter keluarga hingga generasi penerus.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Kupang Barat, Villy Nakamnanu beserta Camat Fatuleu Barat, Ayub Manafe, Kepala Desa Sumlili, Yusael Ndun bersama istri, para Pendeta selaku Ketua Majelis dan Kepala Gereja Denominasi lainnya, Ketua KUB Ave Maria Sumlili, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, dan perangkat Desa Sumlili.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan diawali puji pujian yang dipimpin oleh tim altar GSJA PETRA Batulesa dan persembahan pujian dari 9 gereja lainnya, dan kemudian dilanjutkan dengan Ibadah Natal Oikumene bagi umat Kristiani yang berlangsung dari pukul 18.30 hingga 21.45 WITA.

Ketua BPD Sumlili, Viktor Sanda dalam laporan panitia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal Oikumene dengan baik, tertib, dan penuh kebersamaan.

Viktor Sanda mengisahkan, perayaan Natal Oikumene yang telah berlangsung selama tiga kali merupakan agenda tetap berdasarkan keputusan musyawarah desa.

Baca Juga :  BGN Tegaskan Mitra SPPG: Pantau Operasional Dapur, Tapi Dilarang Intervensi Menu!

Berita Terkait

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu
Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!
Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026
Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima
Sidak di SPPG Sillu: Bongkar ‘Permainan’ Supplier hingga Dugaan Mal-administrasi.!!!
Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis
SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 
Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp AtlasNews.ID

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WITA

Komisi II DPR RI Tegaskan Larangan Pemberhentian PPPK, Perjuangkan Status PNS, dan Penuh Waktu

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:00 WITA

Nasib PPPK Terjamin, Komisi II DPR RI dan Kemendagri Beri Sinyal Positif.!!!

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:08 WITA

Pemdes Nitneo Gelontorkan Rp 20,4 Juta untuk BLT Tahap I Tahun 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WITA

Pemdes Sumlili Salurkan BLT Dana Desa 2026, Tekankan Kepatuhan Administrasi dan Kesehatan bagi Penerima

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:17 WITA

Diduga Keracunan MBG, Delapan Siswa dan Seorang Guru di Takari Jalani Observasi Medis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:50 WITA

SPPG Sillu Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Ajukan Visitasi atau Terancam Ditutup Permanen 

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:18 WITA

Tata Kelola Dapur Amburadul, Pemkab Kupang Akhirnya “Kunci” Operasional. SPPG Sillu Ditutup Sementara.!!

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:59 WITA

Kondisi IPAL SPPG Sillu Memprihatinkan, Dinkes Kabupaten Kupang Diduga “Cuek”

Berita Terbaru